Gema Takbir di Halaman "Rumah Pohon" di Depok

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Tiga bedug tersusun di halaman sebuah rumah pohon yang berada di pinggir Jalan Keadilan Raya, Depok, Jumat (20/3). Bedug itu ditabuh berirama mengiringi lantunan takbir.

Sesekali pengguna jalan singgah sejenak untuk masuk ke halaman rumah pohon tersebut. Ada juga yang ikut menabuh bedug atau sekadar berfoto.

Rumah pohon itu bukanlah asli, tapi hasil karya kelompok pemuda setempat yang menamai diri dengan BTR Creative. Ferdi, Ketua Panitia, mengungkapkan alasan konsep rumah pohon dipakai untuk tempat takbiran.

"Kenapa konsepnya rumah pohon ya biar yang ga mudik masih berasa di kampung halaman sendiri, tapi lebih dari itu didedikasi untuk salam hangat untuk adik-adik yang yatim piatu," ujarnya saat ditemui kumparan, Sabtu (20/3).

Instalasi rumah pohon tersebut disiapkan oleh para pemuda RW 05 selama 21 hari. Anak-anak muda di sana memang rutin membuat parade bedug semacam itu setiap kali menjelang Lebaran.

"Agenda ini memang rutin setiap idul fitri kita buat," tambahnya.

Acara tersebut juga menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin takbiran. Sebab Pemkot Depok telah melarang pelaksanaan takbir keliling.

Larangan takbir keliling tertuang dalam Surat Edaran Nomor 300/139/Satpol.PP/2026 tentang Imbauan Pelaksanaan Takbir Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M Tanpa Takbir Keliling. Surat Edaran tersebut dikeluarkan pada 12 Maret.

Wali Kota Depok Supian Suri mengimbau pelaksanaan takbir dilakukan di masjid atau musala masing-masing. Takbir keliling dilarang untuk menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan masyarakat. Selain itu juga untuk menambah kekhusyukan pada malam takbiran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Diberi Izin, Pemkot Bandung Batal Buka Kebun Binatang di Momen Lebaran
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bulan Agustus Zodiak Apa? Cocok Dipasangkan dengan Rasi Bintang ini
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Trump Mengemis Eropa Bantu Rebut Selat Hormuz, Tetapi Mengapa Ditolak? Ini 4 Penyebabnya
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
PSM Makassar Libur Lebaran, Dirtek Zulkifli Syukur Sibuk Bikin Ketupat
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Ilmuwan China Ungkap Faktor Perubahan Iklim Asia selama 130.000 Tahun
• 12 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.