Tekan Hujan Ekstrem Saat Mudik Lebaran 2026, BMKG BPBD Jatim Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

kompas.tv
12 jam lalu
Cover Berita
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mengamankan arus mudik dari ancaman cuaca ekstrem. Operasi yang berpusat di Posko Lanudal Juanda ini berlangsung sejak 16 hingga 25 Maret 2026 dengan fokus mengendalikan intensitas curah hujan di wilayah rawan bencana. (Sumber: BMKG.go.id)

SURABAYA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama BPBD Jawa Timur menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menekan potensi hujan ekstrem yang berisiko mengganggu mobilitas jutaan pemudik di periode mudik Lebaran 2026.

Langkah ini diambil menyusul prakiraan BMKG yang menunjukkan adanya peningkatan potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Jawa Timur pada periode 11–20 Maret 2026. 

Kondisi tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, serta atmosfer yang labil sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG di Sejumlah Jalur Tol Saat Idulfitri 21 Maret 2026

BMKG menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang dapat berdampak langsung terhadap kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Sebagai langkah mitigasi, operasi modifikasi cuaca dilaksanakan sejak 16 hingga 25 Maret 2026 dengan pusat kegiatan di Posko Lanudal Juanda, Surabaya.

Operasi ini bertujuan mengendalikan intensitas curah hujan, terutama di wilayah rawan bencana dan jalur strategis mudik.

Dalam tiga hari pertama pelaksanaan, tim gabungan telah melakukan tujuh sorti penerbangan dengan total durasi 14 jam 1 menit. 

Sebanyak 6.800 kilogram bahan semai digunakan, terdiri dari 1.000 kilogram NaCl dan 5.800 kilogram CaO.

Supervisi BMKG, Alif Kurniawan, menjelaskan bahwa hasil sementara menunjukkan efektivitas signifikan.

“Langkah aktif ini terbukti efektif menurunkan rata-rata curah hujan hingga 40 persen dibandingkan kondisi normal tanpa intervensi,” kata Alif dikutip dari laman resmi BMKG.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat 20-22 Maret 2026, Sejumlah Wilayah Diminta Waspada

Tak hanya itu, kejadian hujan lebat tercatat menurun hingga sekitar 70 persen, sementara hujan sangat lebat berkurang sekitar 25 persen. 

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • OMC BMKG Jatim
  • cuaca mudik 2026
  • hujan ekstrem Jawa Timur
  • BMKG Lebaran 2026
  • operasi modifikasi cuaca
  • prakiraan cuaca Jatim
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Astamaops Ikut Video Conference di Polda Metro, Pantau Takbiran di Jakarta
• 13 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Evaluasi MBG: 1.030 Dapur Ditutup Sementara, Standarisasi Diperketat
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Anak Usaha NCKL Sepakati Kontrak Konsultansi TSF Obi-3 Rp2,11 Miliar
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Langkah Strategis FFI-KFI di Spanyol: Serap Ilmu dari Elit Dunia demi Futsal Indonesia Go Dunia
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Lebaran Nyaman Tanpa GERD yang Kambuh
• 18 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.