JAKARTA, KOMPAS.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2026.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho mengatakan, pihaknya telah mulai mempersiapkan pengaturan arus kendaraan.
“Untuk arus balik, karena cukup tinggi nanti akan kita persiapkan tanggal 24. Tanggal 24 nanti akan kita persiapkan arus balik, termasuk skenario daripada manajemen lalu lintas," kata Agus, di Polda Metro Jaya, Jumat (20/3/2026).
Ia mengatakan, skenario tersebut mencakup berbagai langkah pengaturan lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.
Baca juga: Arus Mudik 2026 Naik 4,62 Persen, Pemerintah Antisipasi Lonjakan Arus Balik
Termasuk kemungkinan kembali menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional, yang sebelumnya sempat diberlakukan saat arus mudik dan kini telah dihentikan.
“One way arus mudik sudah kita tutup karena traffic accounting atau flow daripada lalu lintas sudah normal, sehingga tadi jam 14.22 sudah ditutup oleh Bapak Kapolri,” ujar dia.
Korlantas juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya dua gelombang arus balik, seiring dengan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberikan pemerintah.
“Adanya work from anywhere, kemungkinan juga ada arus balik yang kedua, yaitu tanggal 28, tanggal 29 (Maret). Ini sudah kita persiapkan dengan stakeholder untuk dilakukan rekayasa lalu lintas,” kata dia.
Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 2 Kali
Menurut dia, pola arus mudik tahun ini menunjukkan perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan adanya peningkatan jumlah kendaraan yang cukup signifikan.
“Jadi memang tahun ini cukup beda, karena kalau kita bandingkan ada peningkatan arus mudik sejumlah 270 ribu bila dibandingkan dengan tahun lalu tahun 2025 ada peningkatan 4,62 persen,” ujar dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang