JAKARTA, KOMPAS.com - Antrean warga yang hendak mengikuti halalbihalal Presiden Prabowo Subianto mengular hingga sekitar 60 meter di depan Pintu Majapahit, Kompleks Istana Kepresidenan, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2026),
Pengamatan Kompas.com, warga mengantre di bawah tenda putih-hijau sambil berdiri.
Warga yang datang dari berbagai wilayah di Jabodetabek itu terdiri dari pemuda, ibu-ibu, anak-anak, lansia hingga penyandang disabilitas.
Baca juga: Halalbihalal di Istana Jakarta Dibuka Setelah Shalat Dzuhur hingga Sore
Berdasarkan penuturan para warga, mereka sudah datang ke depan Istana sejak pukul 07.00 WIB - 07.30 WIB atau setelah menjalani shalat Idul Fitri.
Warga juga tampak mengantre sambil berdesakan.
"Bapak, ibu, jangan dorong-dorong. Jangan dorong-dorong. Ada anak kecil, hati-hati Bapak Ibu, jangan," demikian kata petugas dari pengeras suara dengan nada keras.
"Sekali lagi jangan dorong-dorong, kebagian semua nanti!" kata petugas lebih keras.
Salah satu warga asal Bogor, Hardi (30), mengatakan ia sudah mengantre sejak pukul 07.00 WIB.
Ia buru-buru menyelesaikan ibadah shalat Id di Masjid Istiqlal untuk mengantre di depan pintu Majapahit.
Hanya saja, ia agak kecewa karena ternyata pintu gerbang istana baru akan dibuka pukul 13.00 WIB.
Baca juga: Gibran Disebut Tak Gelar Open House Idul Fitri, Pilih Kumpul dengan Keluarga
"Kalau nanti dibuka jam 1 siang berarti saya antre lima jam. Kalau tahun-tahun sebelumnya kan gerbang dibuka dulu, lalu warga nunggu di tenda dalam," ungkap Hardi.
"Di sana ada AC dan kipas angin. Sayangnya tahun ini kita nunggu di luar. Baru nanti gerbang dibuka," tambahnya.
Antrean warga pada Sabtu juga membuat salah satu warga kelelahan dan nyaris pingsan.
Warga perempuan itu akhirnya dibawa oleh petugas kesehatan ke depan antrean.
Menurut keterangan saksi mata, warga perempuan itu sudah langsung dibantu petugas.