JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menilai Putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Prabowo, sebagai sosok anak muda yang patut menjadi teladan karena tetap rendah hati meski tumbuh dengan berbagai fasilitas.
Baca juga: Momen Hangat, Anies dan Didit Prabowo Swafoto Usai Shalat Id di Masjid Al-Azhar
Hal itu ia ungkapkan usai melaksanakan shalat Idul Fitri, saat keduanya bertemu dan berinteraksi di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (21/3/2026).
“Salut buat Mas Didit, mudah-mudahan jadi contoh,” katanya saat ditemui Kompas.com, Sabtu.
Menurutnya, sikap rendah hati Didit terlihat dari cara berinteraksi dengan orang lain, termasuk saat berada di tengah keramaian.
"Beliau duduk juga diminta ke depan (saf terdepan), beliau tetap di belakang (saf kedua)," ujarnya.
Anies menyebut Didit tetap menunjukkan tata krama dengan menyapa orang-orang yang lebih tua setelah acara selesai.
“Setelah selesai beliau (Didit Prabowo) menyampiri semua, sebagai anak yang lebih muda menyampiri semua yang lebih tua,” ucapnya.
"Bahkan setelah selesai acara dia tanya, 'Pak Anies, Bu Fery-nya mana?' gitu. Karena selalu berhubungan sama istri saya selama ini," lanjutnya.
Baca juga: Anies Sebut Serangan ke Iran Momentum Indonesia Keluar dari Board of Peace
Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan pribadi yang baik dan hasil didikan yang baik.
"Menggambarkan pribadi yang baik, humble, rendah hati. Jadi kerendahhatian hasil didikan yang baik," tuturnya.
Ia menambahkan, sikap tersebut menunjukkan bahwa seseorang dapat tetap menghormati orang lain meskipun memiliki banyak fasilitas.
"Mudah-mudahan ini jadi teladan bagi anak-anak yang tumbuh besar dalam begitu banyak fasilitas tetapi tetap rendah hati, menghormati orang tua, tata krama adab dijaga," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang