Tak Ada Bendera Lain, Malam Takbiran hingga Idul Fitri di Kupang Penuh Kegembiraan 

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

KUPANG, KOMPAS — Malam takbiran hingga shalat Id dalam perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, berjalan lancar dan penuh kegembiraan. Makna kemenangan pada hari besar umat Islam itu seakan menjadi milik bersama warga kota yang mayoritas memeluk ajaran Kristiani ini.

Kali ini berbeda dengan perayaan malam takbiran tahun 2024. Saat itu, sempat diwarnai insiden pengibaran bendera Palestina oleh peserta takbiran. Kejadian itu kemudian menimbulkan reaksi dari aparat keamanan serta warga yang berbeda pendapat.

Hingga Sabtu (21/3/2026) petang, warga hanyut dalam kegembiraan. Mereka saling mengunjungi, baik sesama umat Islam maupun yang berasal dari agama lain.

”Kami baru pulang dari rumah keluarga di Oesapa. Kami pergi memberi selamat kepada mereka,” kata Kristo Demon (40), warga Kota Kupang.

Kristo terlahir sebagai penganut Katolik, sedangkan ada keluarganya yang menganut Islam. Mereka berasal dari satu keturunan. Ketika perayaan Natal, saudaranya yang beragama Islam datang memberi ucapan.

Gema takbir yang memecah keheningan langit Kota Kupang mulai Jumat malam kemudian lanjut pada subuh tadi. Takbir bersahutan dari masjid-masjid yang berdiri di berbagai sudut kota berpenduduk mayoritas penganut Kristiani. 

Kota Kupang dengan jumlah penduduk mendekati 500.000 jiwa, sekitar 12 persen adalah pemeluk Islam. Jalanan pagi tadi dipenuhi lalu lalang kendaraan mereka yang hendak pergi menunaikan shalat Id. Tampak tenang, damai, dan sejuk.

Seperti di Masjid Raya Nurusa'adah, Fontein, sejak pukul 05.30 Wita, jemaah mulai berdatangan. Masjid itu disebut sebagai pusat dakwah Islam di NTT. Di depan masjid, sejumlah polisi mengatur kelancaran lalu lintas.

Ingatkan bendera 

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena membuka kegiatan Kupang Bertakbir Season III yang digelar di Bundaran Tirosa, Kota Kupang, Jumat (20/3/2026) malam. Ia sempat mengingatkan mengenai pengibaran bendera.

”Saya berharap pawai malam takbiran ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Mari kita jaga kedamaian dan ketenteraman bersama. Tidak boleh ada bendera lain, selain Merah Putih yang dikibarkan. Kita pastikan NTT tetap aman dan damai,” katanya.

Menurut dia, momentum pawai takbir merupakan simbol kuat bahwa Kota Kupang dan Provinsi NTT adalah rumah bersama bagi seluruh masyarakat. Perbedaan agama, suku, dan budaya bukanlah penghalang. Semua harus bersatu dalam persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati.

Ketua Panitia Kupang Bertakbir Nauril Firdaus Baleti mengatakan, kegiatan itu diinisiasi generasi muda Islam Kota Kupang. Tujuannya memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan. NTT dan Kota Kupang adalah rumah bersama bagi seluruh masyarakat dengan latar belakang yang beragam.

”Dari Kota Kupang, Kota Kasih, kita kirimkan pesan perdamaian dan toleransi ke seluruh Indonesia. Kami ingin merajut perbedaan menjadi harmoni yang indah serta memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah,” ujarnya.

Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi umat lintas agama. Salah satunya Orang Muda Katolik Paroki Santo Fransiskus Asisi BTN Kota Kupang. Mereka menampilkan lagu religi sebagai wujud nyata toleransi dan kebersamaan.

Kepala Bidang Humas Polda NTT Komisaris Besar Henry Novika Chandra mengatakan, perayaan malam takbiran hingga Shalat Id berjalan lancar. ”Ini berkat kerja sama semua pihak. Mari kita jaga terus keamanan dan kedamaian di NTT. NTT penuh kasih,” ucapannya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Deretan Negara Asia yang Terdampak Konflik Iran–AS
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Puan Akan Halal Bihalal dengan Prabowo Dalam Waktu Dekat
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Buka Peluang Deeskalasi di Iran, tapi Tolak Gencatan Senjata
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Cristiano Ronaldo Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H, Tuai Jutaan Respons Positif
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.