Liputan6.com, Jakarta - Rekayasa lalu lintas contraflow di ruas Tol Jakarta–Cikampek yang semula berlaku dari KM 47 hingga KM 55 satu lajur, diperpanjang hingga KM 70 dengan skema dua lajur.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo mengatakan, hal ini dilakukan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas yang menuju wilayah Timur Trans Jawa.
Advertisement
"Pemberlakuan rekayasa lalu lintas contraflow ini dilakukan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan," kata dia dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).
Ria menegaskan, pihaknya bersama stakeholder terkait terus melakukan pemantauan secara intensif guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali.
"Dan perjalanan pengguna jalan dapat berlangsung dengan aman dan lancar," ungkap dia.
Jasamarga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara, memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
"Pengguna jalan juga dapat memperbarui informasi lalu lintas melalui aplikasi Travoy, media sosial resmi Jasa Marga, maupun layanan One Call Center 133," kata Ria.




