Hati-Hati Kena Hipnosis Jalan Tol, Malaikat Maut Langsung Gerak Cepat

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi micro sleep. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kecelakaan yang terjadi di beberapa ruas tol saat arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 H / Lebaran 2026 salah satunya disebabkan oleh supir yang mengantuk. Hal ini memunculkan fenomena Highway Hypnosis yang kerap ada di jalan tol.

Fenomena ini mengancam para pengemudi kendaraan karena perjalanan mudik lewat jalan tol memang terasa lebih mulus dan cepat.

Highway Hypnosis merupakan kondisi di mana pikiran pengemudi kosong saat melaju di jalan tol yang cenderung lurus dan panjang. Kondisi jalan tol yang panjang dan sepi seringkali membuat pengemudi merasa bosan, dan akhirnya mengantuk. Apabila terus dibiarkan, pengemudi bisa tertidur dalam waktu singkat.


Praktisi kesehatan tidur, dr Daniel Thomas Suryadisastra, SpN, RPSGT mengatakan, jalanan yang monoton seperti jalan tol bisa menyebabkan pengemudi kehilangan kewaspadaan untuk sesaat.

"Highway hypnosis mungkin maksudnya bukan hipnotis dari jalan raya ya, tapi hipnotis waktu tidur di highway. Itu keadaan tidur di highway," kata dr Daniel, dikutip dari detikHealth, Sabtu (21/3/2026).

Kondisi ini, lanjut dr Daniel dapat berimbas kepada micro sleep yang bisa memicu terjadinya kecelakaan di jalan raya, termasuk jalan tol.

"Biasanya kan kalau jalan tol kondisinya stabil tuh, nggak ada rangsangan yang monoton kan dia jadi kewaspadaan mudah terpengaruh, jadi karena monoton itu dia terpengaruh dan bisa micro sleep juga tadi," lanjutnya.

Baca: Jangan! Pokoknya Jangan Naik Bus Ini, Awas Mudik Lebaran Berujung Maut

Bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jarak jauh dan mungkin dalam keadaan mengantuk, dr Daniel menyarankan untuk bergantian dalam menyupir.

Jika hal ini tidak memungkinkan, maka bisa berhenti sejenak untuk tidur dengan teknik power nap dapat menjadi solusi instan.

"Sebenarnya yang dibutuhkan waktu untuk tidur itu 7-8 jam ya. Tapi ada yang namanya teknik power nap, jadi dia beristirahat jangan terlalu lama cukup 30 menit saja. Jadi itu bukan untuk tidur panjang. Bisa 10 sampai 20 menit dan biasanya itu cukup untuk bikin bugar. Untuk mengistirahatkan otak juga biar nggak stres," ujarnya.

Untuk melakukan power nap, ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi. Salah satunya adalah mencari tempat yang paling nyaman untuk berbaring.

"Kadang-kadang power nap itu asal dia ada tempat untuk berbaring cukup lama, dan bisa meluruskan badan," tutupnya.

Baca: 2 Bus TransJakarta 'Adu Banteng' di Cipulir Gegara Sopir Tertidur

(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Ancaman AI Bubble: Euforia Teknologi yang Bisa Meledak?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Posko THR Tetap Buka Saat Lebaran 2026, Ribuan Aduan Pekerja Sudah Masuk
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Kelapa hingga Daging Sapi Tetap Laris Meski Harganya Melonjak Jelang Lebaran
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Dari Self-Disclosure ke Oversharing: Analisis Perilaku Anak Muda di TikTok
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Kaltim Diperkirakan Diguyur Hujan Ringan Selama Libur Lebaran
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Seskab: Open House di Istana Mulai Pukul 12 Siang, Kapasitas 5 Ribu Orang
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.