tvOnenews.com - Di saat hampir semua pesepak bola Indonesia menggantungkan mimpi setinggi langit untuk merumput di Eropa, sebuah anomali justru datang dari tanah Papua.
Yohanes Pahabol, winger lincah yang dikenal dengan kecepatan kilatnya, ternyata pernah memiliki "tiket emas" menuju kasta tertinggi Liga Spanyol bersama Villarreal CF. Namun, secara mengejutkan, ia justru memilih untuk membuang peluang tersebut.
Kisah yang kembali viral pada Maret 2026 ini seolah menjadi pengingat bahwa talenta mutiara hitam dari Timur Indonesia memang sudah lama terpantau radar pemandu bakat dunia.
Villarreal, klub berjuluk The Yellow Submarine yang pernah merajai Liga Europa, kabarnya memantau serius aksi Pahabol saat ia tengah berada di masa keemasannya bersama Persipura Jayapura dan Timnas Indonesia.
Direkomendasikan eks striker Timnas Kamerun
- Instagram/pahabol.yohanes
Peluang langka ini tak datang begitu saja. Sosok Calude Ngon A Djam, mantan penyerang Timnas Kamerun sekaligus rekan setim Pahabol di Persidafon Dafonsoro menjadi sosok pembuka jalan tersebut.
Terpikat oleh skill individu Pahabol yang di atas rata-rata, Ngon A Djam tak ragu menyamakannya dengan megabintang Argentina, Lionel Messi.
Ngon A Djam bahkan mempromosikan bakat Pahabol kepada agen di Spanyol dengan narasi yang sangat meyakinkan.
“Pahabol itu pemain bagus. Saya mau bawa dia main di Eropa. Saya panggil teman, seorang agen sepak bola di Spanyol yang sering membawa pemain ke Villarreal,” kata Ngon A Djam, dikutip dari kanal YouTube Sport77, Kamis (19/3/2026).
“Saya bilang ke dia (agen pemain sepak bola). Eh friend, ini ada anak di Indonesia mainnya seperti Lionel Messi. Bagus sekali mainnya, usianya juga masih muda. Dia pun minta saya mengirim video permainan Pahabol,” lanjut eks bomber Sriwijaya FC tersebut.
Takut duluan, Yohanes Pahabol tolak tawaran main di Liga Spanyol
- Instagram/pahabol.yohanes
Pada awalnya, Pahabol menyambut ide tersebut dengan antusiasme tinggi. Bayangan berkompetisi di Benua Biru sempat membuatnya bersemangat saat berdiskusi dengan Ngon A Djam.
“Saya bilang ke Pahabol. Saya bukan agen, tapi saya suka gaya permainan kamu dan ingin bantu karier kamu. Saat itu, Pahabol bilang mau (main di luar),” tegas pria yang kini berusia 46 tahun tersebut.




