LEBIH dari 200 Warga Negara Indonesia (WNI) di Polandia melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Wisma Duta, Warsawa, pada Jumat (20/3) pagi. Meski suhu udara mencapai 5 derajat Celsius, pelaksanaan ibadah berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.
Salat Id dipimpin oleh Sutrisno, mahasiswa program doktoral (S3) asal Indonesia yang sedang menempuh studi di Polandia. Jemaah yang hadir mencerminkan keberagaman komunitas diaspora di sana, mulai dari pekerja migran hingga mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Dalam sambutannya, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI di Warsawa, Agus Heryana, memberikan pesan khusus terkait pelindungan warga negara. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum setempat bagi seluruh WNI yang menetap di Polandia.
Baca juga : Wapres Gibran Salat Id di Istiqlal, Presiden Prabowo di Aceh
“Kami mengimbau seluruh WNI untuk selalu mematuhi hukum dan peraturan setempat, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi permasalahan kekonsuleran,” ujar Agus Heryana.
Setelah pelaksanaan salat, KBRI Warsawa melanjutkan kegiatan dengan acara silaturahmi. Momen ini dimanfaatkan para diaspora sebagai ajang mempererat tali persaudaraan dan melepas rindu akan suasana Lebaran di tanah air.
Perayaan Idul Fitri tahun ini menjadi potret semangat persatuan komunitas Indonesia di perantauan, sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan antar-WNI di tengah tantangan cuaca dingin di Polandia. (Z-1)





