Serang, VIVA – Ribuan penonton memadati Alun-alun Barat Kota Serang saat For Revenge tampil berapi-api di Banten Creative Fest Ramadan pada 17 Maret 2026, dan satu kejutan besar sudah menanti di atas panggung.
Band asal Bandung itu sukses menciptakan suasana penuh energi sepanjang konser berlangsung. Penampilan mereka semakin istimewa karena For Revenge membawa nama yang tak terduga ke atas panggung: Tepe. Scroll untuk tahu keseruannya, yuk!
Sebelum kejutan itu tiba, For Revenge lebih dulu mengobati kerinduan penonton dengan membawakan sederet lagu andalan. Mulai dari Ribuan Luka, Derana, Jentaka, Bandung Hari Ini, Ada Selamanya, Saat Kubenci Dunia dan Seisinya, Sadrah, hingga Pulang, semua hadir dalam satu malam yang padat emosi.
Puncak keseruan malam itu datang saat For Revenge dan Tepe bersatu di atas panggung. Keduanya berkolaborasi membawakan Serana, Jakarta Hari Ini, Penyangkalan, dan Hidup. Penonton pun kompak ikut bernyanyi, larut dalam atmosfer emosional yang terbangun kuat di antara lagu demi lagu.
Tepe sendiri mengakui bahwa malam itu meninggalkan kesan yang dalam. Ia menuangkan perasaannya lewat unggahan di akun Instagram pribadinya.
"Berpura-pura pulih sendiri, nyatanya kutelah mati berkali-kali," tulis Tepe, dikutip Minggu 22 Maret 2026.
For Revenge pun tak sungkan melontarkan pujian untuk Tepe, khususnya saat ia menabuh drum di lagu terakhir. Mereka menyebut Tepe tampil penuh penghayatan dan energi saat membawakan lagu-lagu bernuansa syahdu.
"Tepe, P-nya Por Repenge," tulis For Revenge.
Penampilan spektakuler itu langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Para penggemar dan netizen berbondong-bondong memberikan dukungan dan pujian.
"Mas mas itu sekarang sudah mulai bersinar kawan, rasanyaaa bangga melihat tepe acu cuyyy, btw semangat terus mas jangan lupa minum obatnyaa," tulis salah satu netizen.
"Terbang terus mas phey," sambung komentar lainnya.
"Menunggu gebrakan lainnya mas phe. this year is yours. Proud," tulis netizen yang lain.





