Penjualan Turun Tajam, Laba Agung Podomoro (APLN) Terpangkas 82% di 2025

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kinerja PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) sepanjang 2025 mengalami tekanan signifikan. Perseroan mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp3,56 triliun, merosot 36,05% dari Rp5,57 triliun pada 2024.

Penurunan tersebut berdampak langsung pada bottom line. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp112,84 miliar, anjlok 82,19% dibandingkan Rp633,86 miliar pada tahun sebelumnya.

Corporate Secretary APLN, Justini Omas, menilai kinerja selama 2025 menunjukkan ketahanan model bisnis Perseroan yang didukung oleh kombinasi pengembangan proyek properti dan pengelolaan aset komersial yang menghasilkan pendapatan berulang.

“Kami terus mengoptimalkan setiap aset agar dapat menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Beberapa proyek properti juga mengalami peningkatan nilai yang luar biasa, sehingga menguntungkan perusahaan,” jelas Justini Omas melalui keterangan resmi.

Sepanjang 2025, APLN mencatatkan pengakuan penjualan sebesar Rp2,21 triliun. Kontributor terbesar berasal dari penjualan rumah tinggal Rp1,06 triliun, disusul apartemen Rp588,18 miliar, penjualan tanah Rp247,18 miliar, serta rumah toko (ruko) Rp243,49 miliar di segmen properti komersial.

Di sisi lain, pendapatan berulang (recurring income) menjadi penopang stabilitas dengan kontribusi Rp1,36 triliun. Sumbernya berasal dari bisnis hotel, penyewaan pusat perbelanjaan, serta lini usaha lainnya.

APLN saat ini mengelola sejumlah properti seperti Pullman Grand Central Bandung dan Hotel Indigo Bali Seminyak Beach, serta pusat perbelanjaan seperti Senayan City, Central Park Mall, hingga DeliPark Mall Medan.

Dari sisi profitabilitas, laba kotor tercatat Rp1,47 triliun, turun dari Rp2,44 triliun pada 2024. Penurunan ini dipengaruhi oleh tidak adanya kontribusi penjualan aset besar seperti hotel Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention yang terjadi pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Bisnis Properti Lesu, Laba Summarecon (SMRA) Ambles 44,18% Sepanjang 2025

Baca Juga: CMNP Ajukan Sita Jaminan pada Properti Milik Hary Tanoe di Amerika Serikat Senilai Rp227 Miliar

Lebih lanjut, APLN mencatatkan marketing sales sebesar Rp1,41 triliun sepanjang 2025, yang berasal dari berbagai proyek unggulan di sejumlah kota di Indonesia.

Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat strategi pengembangan proyek yang relevan dengan kebutuhan pasar, khususnya di segmen hunian.

“Kami melihat kebutuhan terhadap hunian di kelompok menengah masih tetap tinggi. Oleh karena itu, Perseroan akan terus beradaptasi dengan kebutuhan konsumen dan memastikan setiap proyek properti APLN mampu memberikan nilai yang terus meningkat,” pungkas Justini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SBY dan Keluarga Sambangi Istana, Halalbihalal dengan Prabowo
• 21 jam laludetik.com
thumb
Bertahan di Pinggir Pantai: Eksistensi Usaha Kecil di Pantai Pangandaran
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Beda Kota! Momen Prabowo Salat Idulfitri di Aceh Tamiang, Gibran di Masjid Istiqlal Jakarta
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
OJK Optimistis Pembiayaan Tumbuh 6-8% Tahun Ini
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Open House di Istana: Prabowo Terima SBY dan Keluarga, Jokowi Dijadwalkan Juga akan Hadir
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.