Sebanyak 46 rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta Timur masih terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Sabtu (21/3) malam.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mencatat ratusan warga terdampak juga mengungsi ke sejumlah titik aman. Total pengungsi mencapai 201 kepala keluarga atau 696 jiwa.
“Jumlah kepala keluarga pengungsi, 201 KK. Jumlah jiwa pengungsi 696 jiwa," jelas Isnawa saat dikonfirmasi, Minggu (22/3).
Berdasarkan data terkini pukul 10.00 WIB, genangan masih terjadi di 46 RT yang tersebar di sejumlah kelurahan di Jakarta Timur, sebagai berikut:
Ceger: 1 RT
Cilangkap: 5 RT
Munjul: 2 RT
Cibubur: 6 RT
Ciracas: 16 RT
Cipinang Muara: 2 RT
Dukuh: 5 RT
Cipinang Melayu: 6 RT
Baru: 1 RT
Pekayon: 2 RT
“Ketinggian 30 sampai dengan 80 cm. Penyebab curah hujan tinggi, luapan Kali Cipinang, luapan Kali Cilangkap, dan luapan Kali Sunter," ungkap Isnawa.
Banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan kenaikan tinggi muka air di sejumlah pos pantau, di antaranya Pos Pesanggrahan dan Pos Cipinang Hulu berstatus siaga 3, serta Pos Sunter Hulu berstatus siaga 2.
BPBD juga mencatat sejumlah wilayah Jakarta lainnya sempat tergenang namun kini telah berangsur surut:
Jakarta Selatan
Kelurahan Rawajati: 3 RT
Kelurahan Kebon Baru: 1 RT
Kelurahan Pejaten Timur: 3 RT
Kelurahan Jagakarsa: 2 RT
Kelurahan Tanjung Barat: 2 RT
Jakarta Timur
Kelurahan Munjul: 2 RT
Kelurahan Dukuh: 2 RT
Kelurahan Tengah: 6 RT
Kelurahan Cibubur: 1 RT
“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan," ujar Isnawa.
"Memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," lanjutnya.
Selain itu, warga terdampak saat ini ditampung di sejumlah titik pengungsian, seperti musala, masjid, kantor kelurahan, hingga fasilitas umum lainnya di wilayah Kramat Jati, Pasar Rebo, dan Ciracas.
Titik Lokasi Pengungsian
Mushola Al Muminin RW 1, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati (20 KK 40 jiwa)
Mushola Al Mutaqin RT 001/004, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo (50 KK 300 jiwa)
Kantor Kelurahan Baru (11 KK 50 jiwa)
Masjid Baiturrahim RT 8, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas (40 KK 85 jiwa)
Aula Masjid An-Nur RT 11, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas (20 KK 70 jiwa)
Masjid Al-Ikhlas RT 07, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas (20 KK 46 jiwa)
Pabrik Mustika Ratu Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas (40 KK 105 jiwa)
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," kata Isnawa.





