Jakarta: Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri tengah mematangkan skema rekayasa lalu lintas satu arah atau one way untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pada puncak arus balik Lebaran 2026. Selain menyiapkan strategi lokal, kepolisian bakal menerapkan one way nasional mulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek yang dijadwalkan pada Selasa, 24 Maret mendatang.
"Pada tanggal 24 (Maret) yang kita perkirakan arus puncak. Namun demikian, dari tanggal 22, 23 Maret, kami sudah melakukan langkah-langkah strategi, apakah nanti pada tanggal 23 akan lakukan one way lokal sepenggal tahap pertama, tentunya segera akan kami rumuskan seperti itu," kata Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 22 Maret 2026.
Baca Juga :
Update Lalu Lintas Lebaran Kedua: Contraflow KM 55–70 Tol Japek DiberlakukanAgus menambahkan, rencana pemberlakuan one way nasional ini telah dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan serta pemangku kepentingan terkait seperti Jasa Marga dan Jasa Raharja. Prosesi pelepasan atau flag off arus balik secara resmi direncanakan berlangsung serentak untuk memastikan kelancaran arus kendaraan menuju arah Jakarta.
"Pasti akan kami lakukan one way nasional arus balik yang rencananya sesuai dengan arahan Bapak Kapolri dan kemarin saya sudah lapor ke Pak Menhub dan Pak Dirut Jasa Marga dan Jasa Raharja, rencana akan kita flag off untuk arus balik tanggal 24," kata Agus.
Baca Juga :
KAI Prediksi Puncak Arus Balik Jakarta pada 24 MaretDi sisi lain, pemerintah turut mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) guna memecah konsentrasi kendaraan pada hari puncak. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menyarankan agar masyarakat mempertimbangkan waktu kembali di luar tanggal 24 Maret agar perjalanan tetap nyaman.
"Bisa kembali silakan pada tanggal 25, 26, 27 sampai dengan 29 (Maret) sehingga arus puncak ini bisa tersebar di setiap hari," ujar Aan.



