Banjir di Jakarta Surut, Sempat Rendam 46 RT

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan mengungkapkan bahwa banjir yang merendam sejumlah wilayah di DKI Jakarta sejak Sabtu (21/3/2026) telah surut pada Minggu (22/3/2026) siang.

“Sejak pukul 13.00 WIB, seluruh genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut,” ujar Yohan dalam keterangan tertulis, Minggu.

Baca juga: Banjir Ciracas Tak Kunjung Surut, Camat: Biasanya Hanya 2 Jam

Ia menjelaskan, banjir dipicu hujan deras yang menyebabkan kenaikan tinggi muka air di sejumlah pos pantau, antara lain Pos Pesanggrahan (Siaga 3) pukul 18.00 WIB, Pos Cipinang Hulu (Siaga 3) pukul 18.00 WIB, Pos Sunter Hulu (Siaga 2) pukul 18.00 WIB, serta Pos Krukut Hulu (Siaga 3) pukul 19.00 WIB.

Baca juga: 3.675 Rumah di Depok Terendam Banjir, 14.700 Warga Terdampak

Yohan menuturkan, surutnya banjir tidak lepas dari upaya kolaboratif semua pihak.

“Tentunya dengan peralatan pendukung seperti pompa mobile dalam menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik,” kata dia.

Yohan mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi genangan susulan. Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa.

Sebelumnya diberitakan, BPBD mencatat sebanyak 46 RT terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu, dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Wilayah terdampak tersebar di sejumlah kelurahan, antara lain Ceger, Cilangkap, Munjul, Cibubur, Ciracas, Cipinang Muara, Dukuh, Cipinang Melayu, Baru, hingga Pekayon.

Akibat banjir tersebut, sebanyak 201 kepala keluarga (KK) atau 696 jiwa mengungsi di sejumlah titik, seperti mushala, masjid, kantor kelurahan, hingga fasilitas umum lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serba-serbi Open House di Istana: Warga Antusias hingga SBY-Jokowi Datang
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Pimpinan Berguguran, Iran Makin Agresif Buru Mata-Mata Israel & Amerika Serikat | BERUT
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Lindungi Hutan, PNM Ajak Masyarakat Ikut Aksi Nyata
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Pilu Warga Cibubur Terendam Banjir Setinggi Leher: Motor Terendam-Mobil Hanyut
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Fokus Benahi Polri dan TNI, Prabowo Tegaskan Tidak Ada yang Kebal Hukum
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.