Jakarta: Pengemudi taksi daring yang menggunakan kendaraan listrik murni, Kholid Syaifulloh, 51, menilai peralihan dari mobil konvensional ke armada elektrifikasi memberikan penghematan biaya operasional signifikan bagi penghasilan harian.
"Jadi saya merasakan berganti mobil tiga generasi sedan taksi. Secara kasar, kira-kira biaya operasional sehari-hari sekarang itu cuma 35 persen dari mobil bensin," ungkap Kholid dikutip Minggu, 22 Maret 2026.
Kholid, yang memiliki pengalaman 15 tahun mengemudikan kendaraan bermesin bakar konvensional, mengaku lebih tenang menghadapi risiko gejolak harga maupun kelangkaan BBM. Meski membutuhkan waktu pengisian daya, efisiensi biaya yang dihasilkan jauh melampaui beban operasional kendaraan berbahan bakar Pertalite yang digunakannya dahulu.
Baca Juga :
Prabowo Mau Mobil hingga Motor Full Listrik, Tenaganya dari Matahari"Penggunaan electric vehicle ini sangat menguntungkan karena biaya operasionalnya stabil. Dengan manajemen waktu yang tepat saat pengisian daya, saya tetap bisa narik penumpang dengan optimal tanpa terbebani biaya bensin yang mahal," ujarnya.
Ilustrasi mobil listrik. Istimewa.
Senada dengan Kholid, pengemudi Green SM, Noval Gamawan, 50, juga merasakan efisiensi serupa saat mengoperasikan unit EV miliknya di wilayah Jakarta. Ia menjelaskan biaya pengisian daya hingga penuh hanya membutuhkan Rp51.600 untuk jarak tempuh 285 km, berbanding terbalik dengan modal bensin harian saat masih menggunakan mobil konvensional yang mencapai Rp300 ribu hingga Rp400 ribu.
Sebagai pengemudi berpengalaman, Noval merasakan keunggulan EV terutama saat menghadapi kemacetan Ibu Kota yang biasanya memicu pemborosan BBM pada mobil bensin akibat pola stop and go. Selain lebih hemat, kendaraan listrik murni dirasakannya lebih ringan dan gesit untuk membelah kepadatan jalanan kota.
"Kalau mobil bensin, macet tengah kota itu pasti operasional membengkak, karena gas-rem-gas-rem itu yang bikin boros. Nah, EV ini punya kelebihan di sana. Saya jadi lebih tenang, sekaligus mobil ini memang lebih ringan dan lincah juga saat macet," ujar Noval.




