Kayleigh Rose Amstutz atau yang dikenal dengan nama Chappell Roan lahir di Willard, Missouri pada 1998. Meskipun dibesarkan dalam lingkungan Kristen yang konservatif, Roan menemukan bakatnya dalam menulis lagu saat masih remaja dan mulai mengasah kemampuannya.
Selain dikenal sebagai salah satu musisi yang berasal dari kelompok queer, Roan juga sempat menimbulkan kehebohan karena kerap berseteru dengan para fotografer dan paparazzi yang kerap melewati batas.
Karier Chappell RoanRoan pertama kali merilis lagu buatannya yang berjudul “Die Young” di YouTube pada usia 17 tahun. Lagu tersebut kemudian menarik perhatian label rekaman dan Roan pun dikontrak oleh label Atlantic.
Baca juga : Dari Penggemar Jadi Polemik, Insiden Jorginho vs Chappell Roan Memanas
Pada usia 20 tahun, Roan merilis EP pertamanya, “School Days,” yang bernuansa melankolis. Beberapa tahun kemudian, Roan menjalin kerja sama dengan produser dan penulis lagu Daniel Nigro yang membantunya mentransisikan gaya musiknya menjadi lagu pop yang cerah dan megah.
Sayangnya, setelah merilis lagu “Pink Pony Club” pada 2020, Roan dikeluarkan dari labelnya dan memulai kembali kariernya sebagai artis independen pada 2022. Roan kemudian meluncurkan kembali dirinya sebagai diva pop yang nyentrik dengan lagu-lagu balas dendam menarik seperti “My Kink is Karma” dan lagu balada penuh gairah seperti “Casual.”
Roan kemudian dikontrak oleh label musik Island dan mengeluarkan album debutnya berjudul “The Rise and Fall of a Midwest Princess” pada 2023. Karier Roan semakin melejit dengan lagu “Good Luck, Babe!” yang membawanya sebagai penampil pembuka pada konser Olivia Rodrigo dan Coachella.
Baca juga : Grammy Award 2026: Tato Temporer di Punggung Chappel Roan Lengkapi Gaun Transparan Mugler
Karier Roan kembali menorehkan prestasi dengan keberhasilannya dalam memboyong penghargaan Best New Artist pada Grammy 2025.
Roan vs FotograferRoan pertama kali menggegerkan publik saat tampil di karpet merah MTV VMAs 2024. Insiden yang terekam dalam video tersebut menunjukkan Roan bereaksi setelah fotografer meneriakinya untuk diam. Roan kemudian memberikan respons yang blak-blakan: “Kamu yang diam!”
Setelah insiden tersebut, Roan beberapa kali juga sempat mengeluarkan pernyataan yang blak-blakan kepada para fotografer di karpet merah dan paparazzi.
Sebut saja ketika Roan berada di Paris untuk Paris Fashion Week, ia mengarahkan kameranya ke orang-orang yang mengikutinya di tempat umum.
Dalam video yang beredar pada Senin (09/03/2026), bintang pop ini mendokumentasikan di ponselnya bagaimana rasanya diabaikan sebagai manusia setelah segerombolan penggemar dan fotografer mengelilinginya di Paris.
Baru-baru ini Roan kembali menuai kontroversi setelah bintang sepak bola, Jorginho, mengklaim petugas keamanan Roan bersikap agresif yang membuat putrinya yang berusia 11 tahun menangis.
Atlet Brasil itu mengatakan bahwa putrinya yang tengah makan di restoran yang sama dengan Roan dituduh melakukan pelecehan karena berjalan melewati meja Roan dan tersenyum.
Melalui unggahan Instagram Story Jorginho pada Sabtu (21/03), ia menuliskan bahwa putrinya mengenali Roan dan merasa gembira sehingga berjalan melewati meja bintang pop itu untuk memastikan bahwa itu benar-benar Roan.
“Seorang petugas keamanan bertubuh besar datang ke meja saat mereka masih sarapan dan mulai berbicara dengan agresif kepada istri dan putri saya, mengatakan bahwa istri saya tidak boleh membiarkan putri saya ‘tidak menghormati’ atau ‘mengganggu’ orang lain. Dia mengatakan akan mengajukan pengaduan ke pihak hotel, sementara putri saya duduk sambil menangis,” tulis Jorginho.
Hingga saat ini, pihak Roan belum memberikan komentar terkait kontroversi yang terjadi. Sementara itu, Roan dijadwalkan tampil di acara Lollapalooza pada Sabtu (21/03) di Autódromo de Interlagos, São Paulo.
Sumber: Rolling Stone, Billboard





