Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengimbau masyarakat untuk hindari waktu puncak arus balik yang diprediksi pada tanggal 24 Maret 2026.
Diprediksi di puncak arus balik itu akan terjadi kemacetan karena pemudik mulai kembali ke kota tempat tinggalnya masing-masing.
Bagi Anda yang ingin kembali ke kota tempat tinggal, harus memantau kondisi lalu lintas agar tidak terjebak macet.
Cara pantau kemacetan arus balik lebaran 2026
1. Buka web PU di bawah ini
https://mudik.pu.go.id
Baca Juga
- Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta untuk Arus Balik Lebaran 2026, Berlaku Sampai 29 Maret
- Jadwal Contra Flow, One Way dan Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026, Berlaku Mulai 23 Maret
- Arus Balik Lebaran 2026: Tol Cipali Mulai Dipadati Kendaraan Menuju Jakarta
2. klik CCTV tol https://mudik.pu.go.id/cctv-tol
Pilih dan klik lokasi jalan tol yang ingin dipantau
3. Klik CCTV non tol https://mudik.pu.go.id/cctv-non-tol
Selain arus lalu lintas di jalan tol, Anda juga bisa melihat arus lalu lintas di jalan non tol. Klik wilayah yang ingin Anda pantau
3. CCTV Kemenhub https://mudik.pu.go.id/cctv-kemenhub
Anda juga bisa memantau arus balik di jalan yang dipantau oleh CCTV kemenhub.





/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F03%2F09%2F82093181b4cc19ea41eb3332cd1af80f-20260309BAH14.jpg)