Rudal Iran Hantam Dua Kota di Israel Selatan, Lebih dari 100 Orang Terluka

erabaru.net
16 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Iran pada Sabtu (21 Maret) menembakkan dua rudal yang menyerang kota Arad dan Dimona di Israel selatan. Meskipun militer Israel telah meluncurkan rudal pencegat, upaya tersebut gagal, sehingga menyebabkan lebih dari 100 orang terluka.

Menurut laporan AFP, petugas penyelamat garis depan di Israel menyatakan bahwa di kota Arad terdapat 75 orang terluka. Organisasi medis darurat nirlaba Magen David Adom menyebutkan bahwa para korban telah dibawa ke rumah sakit, dengan rincian: 10 orang mengalami luka berat, 13 orang luka sedang, dan 48 orang luka ringan.

Beberapa jam sebelumnya, di kota Dimona yang berada di dekatnya, sebuah bangunan dilaporkan terkena hantaman langsung rudal, menyebabkan 33 orang terluka. Di antaranya termasuk seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang mengalami luka serius akibat serpihan.

Pihak pemadam kebakaran setempat menyatakan bahwa Arad mengalami “kerusakan parah”, dengan total tiga bangunan terdampak, salah satunya terbakar.

Sebelumnya, rudal Iran juga menyerang Dimona yang terletak sekitar 25 kilometer di barat daya Arad, sebagai balasan atas serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz di dalam wilayah Iran. Diketahui, di luar kota tersebut terdapat sebuah fasilitas yang secara luas diyakini sebagai lokasi satu-satunya gudang senjata nuklir di Timur Tengah, meskipun Israel tidak pernah secara resmi mengakuinya.

Pihak pemadam kebakaran menyatakan bahwa meskipun sistem pencegat telah diluncurkan di Dimona dan Arad, keduanya gagal menghentikan ancaman, sehingga dua rudal balistik dengan hulu ledak seberat ratusan kilogram langsung menghantam target.

Militer Israel menyatakan akan melakukan penyelidikan terkait insiden ini. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Pada 22 Maret 2026 pagi, petugas penyelamat memeriksa lokasi serangan rudal Iran di Arad. (Ilia YEFIMOVICH / AFP via Getty Images) 22 Maret 2026, petugas penyelamat memeriksa lokasi serangan rudal Iran di Arad. (Ilia YEFIMOVICH / AFP via Getty Images) 22 Maret 2026, petugas penyelamat memeriksa lokasi serangan rudal Iran di Arad. (Ilia YEFIMOVICH / AFP via Getty Images)/ Pada 22 Maret 2026, seorang anak mendorong kereta bayi sambil berdiri di dekat Arad, yang sebelumnya pernah menjadi sasaran serangan rudal Iran. (Ilia YEFIMOVICH / AFP via Getty Images)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri PU Beberkan Progres 104 Sekolah Rakyat, Akan Tampung 112.320 Siswa
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengamat Nilai KPK Mudah Diintervensi
• 8 jam lalukompas.com
thumb
NAC Breda Ajukan Protes ke KNVB Terkait Status WNI Dean James
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Eks Penyidik KPK: Tersangka Bisa Atur Strategi Lolos dari Jerat Hukum
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Arus Balik, Contraflow Diterapkan di Tol Japek KM 70 hingga KM 36
• 5 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.