WAKIL Ketua MPR Eddy Soeparno mendukung kebijakan karyawan bekerja dari rumah atau work from home/WFH setelah Lebaran. Ia mengingatkan WFH jangan sampai menghambat pergerakan ekonomi.
Ia menilai WFH dapat mendorong berkurangnya mobilitas dan penghematan BBM.
"Kebijakan ini menghemat konsumsi BBM secara nasional karena berkurangnya mobilitas masyarakat," kata Eddy, Senin (23/3).
Baca juga : Daftar Sektor yang Wajib WFO dan Boleh WFH
Ia menilai jika anak sekolah juga diikutkan, mobilitas masyarakat akan kian berkurang, sehingga dapat menghemat lebih banyak BBM nasional.
Namun, ia mewanti-wanti agar pemerintah tetap memerhatikan pergerakan roda perekonomian. Sebab, berkurangnya mobilitas dapat mengurangi perputaran yang.
Ia mengatakan untuk sektor industri dan manufaktur sebaiknya tetap beroperasi di tengah penghematan energi. Sebab, sektor ini penggerak roda ekonomi.
Baca juga : Apindo: WFH setelah Lebaran tak Bisa Serentak, Sektor Riil Andalkan Kerja Fisik
"Roda perekonomian jangan sampai melambat, khususnya sektor industri dan manufaktur tetap beroperasi," ucap Eddy.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sabtu (21/3), memastikan kebijakan WFH mulai diterapkan setelah Lebaran, sebagai upaya penghematan energi di tengah kenaikan harga minyak dunia.
Airlangga menyatakan kebijakan ini berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan diimbau pula untuk sektor swasta. Ia juga menyampaikan WFH hanya akan berlaku satu hari dalam sepekan.
Kebijakan WFH ini, kata Airlangga turut memerhatikan situasi konflik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan energi dunia. (Ant/H-4)





