Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Indramayu
Warga Kampung Nelayan Sejahtera di Desa Eretan Kulon, Kabupaten Indramayu, pada tahun 2026 ini akhirnya dapat menikmati suasana Lebaran dengan rasa nyaman dan gembira.
Di kawasan pemukiman ini, pemandangan anak-anak yang berlarian di jalan lingkungan yang bersih menjadi pemandangan baru. Para orang tua kini dapat saling berkunjung dalam rangka silaturahmi tanpa perlu mencemaskan genangan air laut atau rob yang dahulu kerap merendam wilayah tersebut.
Perubahan signifikan ini mulai dirasakan sejak pembangunan kawasan melalui Program Kampung Nelayan Sejahtera pada 2025. Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini dijalankan oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan pemerintah daerah, Baznas, BNPB, serta dukungan TNI-Polri.
Kini, sebanyak 93 unit rumah tipe 36 telah berdiri rapi. Setiap hunian dilengkapi dengan dua kamar tidur, ruang tengah, dapur, serta kamar mandi. Fasilitas penunjang seperti akses air bersih, sanitasi, jaringan listrik, masjid, taman, hingga sentra UMKM turut melengkapi kehidupan baru warga pesisir.
Bagi Warsana (42), seorang nelayan setempat, Lebaran tahun ini menjadi momen paling berkesan sepanjang hidupnya setelah bertahun-tahun hidup dalam ketidakpastian akibat banjir rob.
“Lebaran tahun ini rasanya lebih senang, lebih tenang. Kebersihan di sini terasa sekali, suasananya juga nyaman. Jadi walaupun enggak punya banyak, tetap bisa ngerasain bahagia bareng keluarga,” ujar Warsana, dikutip dari keterangan resmi Kementerian Sosial, Senin 23 Maret 2026.
Warsana mengenang masa-masa sulit saat banjir besar melanda pada akhir 2022. Kala itu, istrinya yang sedang hamil besar harus dievakuasi menggunakan kasur sebelum rumah mereka akhirnya roboh diterjang air.
“Kalau lagi kerja itu pasti ada rasa khawatir. Kepikiran terus rumah banjir, kepikiran anak istri. Tapi mau gimana, kalau khawatir terus, kerja juga jadi enggak fokus,” kenangnya saat menceritakan masa lalu ketika harus melaut dengan perasaan waswas.
Setelah sempat menumpang di rumah orang tua dengan kondisi terbatas, kini Warsana bersama istri dan ketiga anaknya dapat merayakan Idulfitri di rumah sendiri dengan layak.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah, khususnya Kementerian Sosial, yang sudah peduli dengan masyarakat kecil seperti kami. Dengan adanya tempat ini, kehidupan kami jadi jauh lebih baik, lebih layak, dan lebih tenang,” ucapnya penuh syukur.
Hadirnya Kampung Nelayan Sejahtera ini menjadi simbol transformasi bagi warga setempat, dari kehidupan yang rentan menjadi pemukiman yang memberikan rasa aman dan martabat bagi masyarakat kecil di garis pantai Indramayu.
Editor: Redaktur TVRINews





