FAJAR, JAKARTA — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) memprediksi puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah melalui jalur laut akan terjadi pada Kamis, 2 April 2026.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyebut lonjakan penumpang pada puncak arus balik diperkirakan mencapai 27.009 orang dalam satu hari.
Hingga 23 Maret 2026, penjualan tiket arus balik tercatat telah menembus 171.438 tiket. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi laut untuk kembali ke kota perantauan usai Lebaran.
PELNI menetapkan periode arus balik berlangsung mulai 23 Maret hingga 6 April 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, perusahaan pelayaran BUMN tersebut menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari penguatan koordinasi dengan pemangku kepentingan hingga penambahan personel layanan dan pengamanan.
Selain itu, PELNI memastikan seluruh armada dalam kondisi laik laut guna menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan penumpang selama masa angkutan Lebaran.
Masyarakat juga diimbau untuk segera memesan tiket melalui kanal resmi guna menghindari kehabisan kuota, serta tetap mematuhi ketentuan keselamatan selama pelayaran.
Dengan proyeksi tersebut, pemudik diharapkan dapat mengatur jadwal perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan pada puncak arus balik. (jpnn/*)





