Penulis: Ibnu Sina
TVRINews, Tapin
Situasi geopolitik di Timur Tengah saat ini menjadi perhatian sebagian jemaah haji yang merasa khawatir terkait rencana keberangkatan mereka ke tanah suci. Hal ini dipicu oleh banyaknya informasi yang beredar di media sosial mengenai isu penundaan keberangkatan jemaah haji tahun 2026.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan memastikan bahwa hingga saat ini jadwal keberangkatan jemaah haji asal Kalimantan Selatan masih tetap sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan sebelumnya.
Sesuai jadwal, jemaah haji dijadwalkan mulai memasuki Asrama Haji di Banjarbaru pada 21 April 2026. Selanjutnya, para jemaah akan diberangkatkan menuju Madinah pada 22 April 2026.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi di Timur Tengah melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
“Terkait kondisi di Timur Tengah, kami terus menunggu informasi dan arahan dari pemerintah pusat mengenai perkembangan situasi ke depan, termasuk kemungkinan adanya gencatan senjata,” jelas Eddy pada Senin, 23 Maret 2026.
Pihak Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan juga mengimbau kepada seluruh jemaah haji agar tidak mudah termakan isu yang tidak jelas sumbernya. Jemaah diminta untuk terus memantau informasi resmi dan melakukan koordinasi langsung dengan kantor kementerian agama di kabupaten masing-masing guna mendapatkan informasi yang akurat.
Editor: Redaktur TVRINews





