DUNIA penerbangan berduka setelah kecelakaan pesawat tragis terjadi di Bandara LaGuardia (LGA), New York, pada Minggu (22/3/2026) malam waktu setempat. Pesawat Air Canada Express dengan nomor penerbangan AC8646 menghantam truk pemadam kebakaran saat mendarat, mengakibatkan pilot dan kopilot tewas di tempat.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.47 EDT ini bermula saat pesawat Bombardier CRJ-900 yang dioperasikan oleh Jazz Aviation membawa 72 penumpang dari Montreal. Saat pesawat menyentuh Runway 4, sebuah truk pemadam kebakaran Port Authority melintas di jalur yang sama.
Detik-detik Komunikasi ATCRekaman audio dari menara pengawas (ATC) mengungkap upaya terakhir petugas untuk mencegah tabrakan. Petugas menyadari ada kendaraan darurat yang menerobos landasan saat pesawat sedang dalam fase perlambatan.
Baca juga : Tragedi LaGuardia: Pilot Air Canada Tewas, Bandara New York Lumpuh Total
"Stop, Truck 1! Stop, stop, stop!" teriak petugas ATC dalam rekaman tersebut, diikuti dengan instruksi pengalihan bagi pesawat lain yang sedang mengantre untuk mendarat.
Pesawat Air Canada dilaporkan masih melaju dengan kecepatan 24 mph (39 km/jam) saat hidung pesawat (nose) menghantam truk damkar hingga kendaraan tersebut terguling di sisi landasan pacu.
Pemicu Insiden: Respons Darurat MedisInvestigasi awal menunjukkan bahwa truk damkar tersebut sedang merespons laporan darurat dari pesawat lain, United Airlines Flight 2384, yang mengalami masalah teknis dan bau menyengat di kabin. Diduga terjadi miskomunikasi antara pergerakan kendaraan darurat di darat dengan jadwal pendaratan pesawat di landasan pacu.
Detail Insiden Informasi Penerbangan Air Canada Express AC8646 (Montreal - NY) Korban Jiwa 2 Orang (Pilot & Kopilot) Korban Luka 41 Orang (Termasuk 2 Petugas Damkar) Status Bandara Ditutup Total hingga investigasi selesai Dampak Kelumpuhan BandaraAkibat tragedi ini, lebih dari 500 jadwal penerbangan di Bandara LaGuardia dibatalkan atau dialihkan ke Bandara Internasional JFK dan Newark Liberty. FAA memastikan penutupan landasan pacu akan berlangsung setidaknya hingga pukul 14.00 waktu setempat pada Senin (23/3).
National Transportation Safety Board (NTSB) telah menerjunkan tim "Go-Team" untuk menyelidiki kotak hitam pesawat dan rekaman komunikasi darat guna menentukan penyebab pasti kegagalan koordinasi yang merenggut nyawa kru pesawat tersebut. (Guardian/Al Jazeera/H-3)





