jpnn.com, GARUT - Seorang wisatawan lokal tewas tenggelam saat berenang di Pantai Taman Manalusu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Satpolairud Polres Garut menyebutkan jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.
"Seorang wisatawan remaja dilaporkan meninggal dunia setelah terseret ombak saat berenang di laut," kata Kepala Satpolairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin di Garut, Senin.
BACA JUGA: Asyik Berkemah di Karanganyar, Wisatawan Tewas Tertimpa Pohon
Ia menuturkan, kejadian itu menimpa Ipan, 18, seorang pelajar asal Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut yang terbawa arus ombak saat berenang di Pantai Taman Manalusu, Minggu (22/3) petang.
Korban, kata dia, sebelum kejadian itu berenang dengan kedua temannya, namun tanpa diduga ombak datang dan membawa korban ke tengah lautan.
BACA JUGA: Dua Wisatawan Tewas Tenggelam saat Berwisata ke Air Terjun Pungkie
"Temannya, Zaid dan Firdaus berenang di kawasan pantai, namun nahas, sekitar pukul 17.20 WIB korban tiba-tiba terseret arus ombak ke tengah laut," katanya.
Ia menyampaikan, teman korban kemudian meminta bantuan ke wisatawan sekitar, lalu dilaporkan ke Tim SAR Gabungan yang bertugas di kawasan pantai tersebut yang langsung melakukan pencarian.
BACA JUGA: 1 Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Pantai Ciantir
Tidak lama proses pencarian, akhirnya korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis, namun korban dinyatakan meninggal dunia.
"Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Cikelet, namun setelah dilakukan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia," katanya.
Adanya kejadian itu, Aep mengimbau wisatawan untuk tidak berenang di zona berbahaya, dan tidak terlalu jauh karena bisa terbawa arus ombak.
"Ini menjadi pengingat penting akan potensi bahaya di kawasan laut, khususnya bagi wisatawan yang kurang memahami karakteristik ombak," katanya.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




