Keluarga mengungkap awal perkenalan Dwintha Anggary (37), cucu seniman legendaris Mpok Nori, dengan Fuad, warga negara asing (WNA) asal Irak. Mereka pernah menikah siri.
Fuad merupakan pelaku pembunuhan terhadap Dwintha, yang ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Gang Daman I, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/3).
Kakak korban, Dian, mengatakan bahwa keduanya pertama kali bertemu saat Dwintha bekerja di Malaysia pada 2017 sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI).
“2017 adik saya ke Malaysia, jadi TKI di sana. Terus kenalan sama orang ini,” kata Dian saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Senin (23/3).
Fuad Menyusul Cucu Mpok Nori ke IndonesiaHubungan Fuad dan Dwintha berlanjut setelah perkenalan tersebut. Dian menyebut, Dwintha sempat bekerja selama beberapa tahun di Malaysia sebelum akhirnya kembali ke Indonesia.
“Sekitar empat tahun kerja, pulang ke Indonesia,” tutur Dian.
Setelah itu, Fuad menyusul ke Indonesia dan melamar Dwintha. Keluarga pun tidak menghalangi hubungan tersebut karena keduanya saling menyukai.
“Enggak tahunya laki-laki ini nyusul. Akhirnya melamar adik saya. Karena mereka sama-sama suka, keluarga ikut saja,” ucap Dian.
Dian menambahkan, hubungan keduanya kemudian berlanjut hingga menikah secara siri. Namun, seiring waktu, hubungan tersebut mulai diwarnai konflik.
Dian menyebut pertengkaran muncul setelah Dwintha bekerja di sebuah tempat katering, yang membuat lingkup pergaulannya semakin luas.
“Kalau bagian masak itu pulangnya kadang tengah malam. Temannya banyak, laki-laki dan perempuan campur. Dia cemburunya di situ, dikira adik saya sudah nggak sama dia, jadi ada percekcokan terus,” ungkap Dian.
Di sisi lain, Dian menilai Fuad merupakan sosok yang sulit diajak berkomunikasi karena kendala bahasa. “Kita jarang komunikasi sama dia karena kendala bahasa. Kadang kalau ngobrol nadanya tinggi, jadi kita enggak tahu dia lagi marah atau biasa saja,” kata Dian.





