Los Angeles: Masjid At-Thohir di Los Angeles, Amerika Serikat, menjadi simbol harmoni, dakwah inklusif, dan kepedulian sosial diaspora Indonesia. Masjid ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan budaya bagi masyarakat Indonesia dan komunitas sekitar.
Masjid At-Thohir diresmikan pada Maret 2022. Pembangunannya digagas oleh pengusaha nasional Garibaldi Boy Thohir bersama keluarga melalui Yayasan Mochammad Thohir, sebagai respons atas keterbatasan fasilitas ibadah bagi Muslim Indonesia di Los Angeles.
“Masjid ini kami harapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan yang membawa kedamaian dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Boy Thohir dalam keterangannya, Senin, 23 Maret 2026.
Bangunan masjid merupakan hasil renovasi gedung bersejarah yang berdiri sejak 1920 di kawasan pusat Los Angeles. Masjid ini memiliki luas sekitar 650 meter persegi dan mampu menampung hingga 250 jamaah, serta dilengkapi fasilitas penunjang kegiatan edukasi dan dakwah.
Sejak berdiri, Masjid At-Thohir aktif menggelar berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Pada 2025, masjid ini menginisiasi program berbagi bingkisan kepada warga sekitar sebagai bentuk silaturahmi lintas komunitas.
Baca Juga :
7 Tradisi Unik Pasca Lebaran di Indonesia yang Masih DilestarikanPresiden Indonesia Muslim Foundation Masjid At-Thohir, Adji Sudarmadji, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar serta menghadirkan nilai kebersamaan, khususnya saat Ramadan.
Memasuki Ramadan 1447 Hijriah pada 2026, masjid kembali menggelar program i’tikaf pada 10 malam terakhir dengan pengaturan khusus untuk kenyamanan jamaah. Selain itu, perayaan Idul Fitri 1447 H juga diselenggarakan bersama KJRI Los Angeles dan Indonesia Muslim Foundation dengan tema “Makna Fitra Membawa Silaturahmi” pada Kamis, 20 Maret 2026.
Perwakilan pemerintah Indonesia di Amerika Serikat mengapresiasi keberadaan Masjid At-Thohir. Masjid ini dinilai menjadi kebanggaan diaspora Indonesia sekaligus sarana mempererat persaudaraan di tengah keberagaman. Masjid diharapkan terus menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang menghadirkan nilai Islam yang damai, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.




