Tel Aviv: Media Israel menyebutkan bahwa pemerintahan Zionis menggunakan senjata berusia puluhan tahun untuk dikerahkan dalam serangan Iran.
Menurut televisi Israel, KAN, penggunaan senjata itu untuk memangkas biaya dan menghabiskan persediaan.
“Militer Israel telah mulai menggunakan amunisi tua dan kurang akurat dalam perangnya dengan Iran. Senjata digunakan untuk menghabiskan persediaan yang sudah tua,” demikian dilaporkan stasiun televisi publik Israel, KAN, pada Minggu, seperti dikutip dari Anadolu, Senin 23 Maret 2026.
Stasiun televisi tersebut mengatakan, “tentara mengerahkan senjata yang disimpan selama setengah abad untuk menyerang pangkalan militer di Iran”.
KAN mengatakan penggunaan amunisi tersebut "baru-baru ini ditemukan secara kebetulan."
Kementerian Pertahanan Israel tidak berkomentar tentang laporan tersebut.
Eskalasi regional terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.




