Rawan Kecelakaan Saat Arus Balik, Masyarakat Diimbau Dalam Kondisi Prima

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS — Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24 Maret dan 28-29 Maret. Masyarakat diimbau berkendara dalam kondisi prima dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Sejak Minggu (22/3/2026) pukul 18.00 WIB hingga Senin (23/3/2026) pukul 06.00 WIB, Polri mencatat terjadi 251 kecelakaan yang mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, 28 luka berat, dan 48 luka ringan. Total kerugian materiil mencapai lebih dari Rp 314 juta.

Berdasarkan data Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, terdapat 1.477 kecelakaan dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 223 orang pada arus mudik 2025. Jumlah kecelakaan pada arus mudik 2024 lebih banyak lagi, yakni 2.152 kecelakaan dengan jumlah korban meninggal dunia 324 orang.

Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Komisaris Besar Marupa Sagala, dalam keterangan pers, pada Senin (23/3/2026), mengimbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara saat arus balik dan memastikan kondisi fisik pengendara dalam keadaan prima.

Baca JugaPuncak Arus Mudik 2026 Tembus 270.000 Kendaraan Sehari, Arus Balik Disiapkan

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan, memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” kata Marupa.

Ia mengatakan, arus balik menuju Jakarta mulai meningkat secara bertahap. Polri memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua tahap, yakni 24 Maret dan 28–29 Maret 2026. Oleh karena itu, masyarakat diimbau merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan kebijakan yang ada agar perjalanan bisa dilakukan secara bertahap.

Sejak Minggu (22/3/2026) pukul 18.00 WIB hingga Senin (23/3/2026) pukul 06.00 WIB, Polri mencatat terjadi 251 kecelakaan yang mengakibatkan 17 orang meninggal dunia

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area dengan bijak, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan,” kata Marupa.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif sejak 13 Maret hingga 21 Maret 2026 mencapai 10.887.584 orang. Jumlah ini naik 8,58 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 10.027.482 orang.

Pada hari Lebaran, kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta sebanyak 193.237 unit, sedangkan kendaraan yang masuk mencapai 122.074 unit. Total pergerakan kendaraan keluar dan masuk pada gerbang tol Jabodetabek tercatat sebanyak 380.753 unit dan pada gerbang tol non-Jabodetabek sebanyak 353.546 unit.

Di ruas arteri, kendaraan yang keluar dari Jabodetabek sebanyak 601.275 unit dan yang masuk sebanyak 460.089 unit. Sementara itu, pergerakan kendaraan di ruas arteri non-Jabodetabek mencapai 607.366 unit.

Baca JugaPantura, Jalur Legendaris yang Tak Lekang Dimakan Usia

Kemenhub mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Ernita Titis Dewi mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan arus balik lebih awal untuk menghindari waktu puncak.

“Kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan juga menjadi kunci dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan selama arus balik Lebaran 2026,” ujar Titis.

Titis juga mengingatkan agar masyarakat memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, membawa obat-obatan pribadi, serta memastikan kesiapan kendaraan sebelum perjalanan. Selain itu, masyarakat diminta agar menggunakan moda transportasi yang resmi dan berizin serta memanfaatkan informasi terkini dari kanal resmi pemerintah.

Hindari puncak arus balik

Saat dihubungi, pendiri Inisiatif Strategis Transportasi (Instran) Darmaningtyas berpandangan, kecelakaan saat arus mudik maupun balik mayoritas terjadi pada pengendara roda dua. Saat arus mudik, kecelakaan terjadi di jalan daerah karena kondisi fisik sudah lelah dan kondisi jalan banyak yang rusak.

Saat arus balik, mereka sudah lelah fisik maupun psikis karena uangnya sudah habis di kampung halaman. Maka, kecelakaan lalu lintas saat arus balik justru terjadi di jalan arteri karena perjalanan mereka sudah lelah di jalur tersebut.

Untuk menjaga keselamatan, pengendara roda dua disarankan berkendara paling lama dua jam atau sejauh 100 kilometer

Darmaningtyas mengingatkan, keramaian pada musim mudik atau balik Lebaran tidak hanya di Pulau Jawa saja, tetapi juga di Sumatera, terutama di jalur yang menghubungkan Jawa dengan Sumatra dan Sumatera. Jalur tersebut ramai sehingga berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas, khususnya pada jalur Padang-Pekanbaru.

Ia menyarankan pemudik agar tidak kembali pada saat puncak arus balik. Sebab, jika semua kembali pada saat puncak arus balik, maka lalu lintas menjadi penuh sesak dan potensi kecelakaan tinggi.

Dihubungi secara terpisah, Peneliti Senior Instran Deddy Herlambang menambahkan, jalur tol yang rawan kecelakaan yakni Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), dan Tol Batang-Semarang. Tol tersebut berbahaya dan rawan karena minim penerangan jalan.

Sementara itu, jalan nontol yang rawan kecelakaan berada di jalur pariwisata. "Kalau jalur mudik yang rawan kecelakaan adalah pengguna sepeda motor," kata Deddy.

Ia menyarankan pemudik, khususnya pengendara sepeda motor, agar beristirahat di setiap posko Lebaran yang berada di sepanjang jalur mudik. Untuk menjaga keselamatan, pengendara roda dua disarankan berkendara paling lama dua jam atau sejauh 100 kilometer. Hal itu berbeda dengan pengendara mobil yang bisa berkendara selama 4-5 jam.

Baca JugaArus Kendaraan Meningkat, ”One Way” Lokal Diterapkan dari Semarang hingga Salatiga

Selain itu, kata Deddy, mengendarai sepeda motor lebih cepat membuat lelah dan dehidrasi karena tidak ada kursi sandaran. Tantangan lainnya, pengendara motor terpapar panas matahari, debu, dan asap emisi knalpot sehingga berpotensi mengganggu emosi saat berkendara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hujan Berhari-hari Jadi Pemicu Longsor di TPU Muara Benda Depok
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Madrid Vs Atletico: 10 Pemain Berjaya di Derby Madrileno
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Gerakan Kemanusiaan Menjangkau Lebih Banyak Penerima
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Klaim Efisiensi Anggaran Tembus Rp 800 Triliun, Siap Hadapi Krisis
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Jalur Wisata Subang Selatan Padat, Polisi Imbau Pikap Angkut Penumpang
• 12 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.