Temuan CCTV dan Pengakuan Pembunuh Cucu Mpok Nori Berbeda, Polisi Segera Sinkronkan

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdapat perbedaan waktu terkait peristiwa pembunuhan Cucu seniman legendaris Betawi Mpok Nori, Dwintha Anggary, berdasarkan keterangan yang diterima polisi.

Berdasarkan rekaman CCTV, tersangka yang merupakan suami siri korban sempat bolak-balik dari kontrakan korban dan kontrakannya sendiri.

Dalam video yang diterima Kompas.com, tampak tersangka bernama Rashad Fouad Tareq Jameel alias Fuad melintas dengan sepeda motornya, lalu berhenti di depan salah satu rumah pada pukul 20.42 WIB.

Berselang dua menit, Fuad meninggalkan rumah tersebut dengan sepeda motornya.

Keterangan waktu dalam video menunjukkan aksi itu terjadi pada Kamis (19/3/2026) malam.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Cucu Mpok Nori oleh Eks Suami Sirinya WN Irak

Video kemudian berlanjut dengan keterangan waktu yang sudah berganti menjadi Jumat (20/3/2026) pukul 00.09 WIB. Pada waktu tersebut, Fuad terlihat berlari sambil memeluk gulungan karpet merah.

Namun, berdasarkan pengakuan Fuad kepada polisi, aksi pembunuhan itu dilakukan pada Sabtu (21/3/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Karena adanya perbedaan tersebut, Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah, mengatakan pihaknya akan mencocokkan pengakuan Fuad dengan barang bukti yang ada.

“Nanti tetap kami dalami, dan juga kami sinkronkan dengan bukti-bukti lainnya,” ujar Fechy kepada wartawan, Senin (23/3/2026).

Baca juga: Polisi Tetapkan Suami Siri Cucu Mpok Nori Jadi Tersangka Pembunuhan

Selain itu, terdapat perbedaan keterangan antara Fuad dan pihak keluarga korban terkait status hubungan pernikahan mereka.

Kepada polisi, Fuad mengklaim dirinya dan Dwintha masih terikat dalam pernikahan siri karena belum pernah menjatuhkan talak, meski sempat diminta oleh keluarga korban.

Fuad juga menuding korban menjalin hubungan dengan pria lain, namun tetap tidak bersedia menceraikan Dwintha.

“Ya ada ajakan (cerai) itu, tapi belum ada talak, jadi statusnya berdasarkan pengakuan pelaku statusnya masih suami istri,” jelas Fechy.

Sementara itu, pihak keluarga menyebut Fuad dan Dwintha telah berpisah.

Baca juga: Motif Pembunuhan Cucu Mpok Nori Terungkap, Suami Siri Cemburu dan Tolak Talak

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Polisi pun berencana memanggil ibu dan kakak korban untuk dimintai keterangan pada pekan ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penumpang Angkutan Umum Hari H Lebaran Capai 873 Ribu Orang
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
H+2 Lebaran: Lalin ke Puncak Naik 50 Persen, One Way Diberlakukan Sejak Pagi
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Ketapang-Gilimanuk Tanggal 26-28 Maret
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Peringatan Dini BMKG Jabodetabek Besok 24 25 Maret 2026, Bogor-Jakarta Diprediksi Hujan Sedang-Lebat
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Dewas Didesak Periksa Pimpinan KPK yang Izinkan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
• 8 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.