Tak Semua Pemain NBA Langsung Tajir, Austin Reaves Ungkap Pernah Hidup Serba Terbataa

mediaindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita

MASUK ke NBA sering dianggap sebagai tiket instan menuju kehidupan mewah. Namun, pengalaman guard Los Angeles Lakers, Austin Reaves, menunjukkan sisi lain yang jarang dibicarakan. Di balik gemerlap liga basket terbesar di dunia, ada fase awal karier yang tidak selalu nyaman, bahkan untuk pemain yang sudah berhasil menembus kompetisi elit tersebut.

Tidak Langsung Kaya

Reaves masuk NBA pada 2021 sebagai pemain yang tidak terpilih dalam draft. Status itu membuatnya harus berjuang lebih keras, termasuk dalam hal finansial. Ia mengungkapkan bahwa di masa awal bersama Lakers, kondisi ekonominya belum stabil.

Tim memang menyediakan fasilitas tempat tinggal, tetapi kebutuhan sehari-hari tetap harus diatur dengan ketat. Untuk makan, Reaves mengandalkan fasilitas tim.

Baca juga : Tanpa Luka Doncic dan Austin Reaves, Los Angeles Lakers Kalahkan Portland Trail Blazers

“Saya harus makan di fasilitas tim untuk sarapan dan makan siang” ujar Austin Reaves ungkap realita jadi rookie NBA

Ia mengatakan bahwa sarapan dan makan siang ia dapatkan di fasilitas latihan, sementara makan malam harus ia cari sendiri. Situasi ini bertolak belakang dengan anggapan publik yang melihat semua pemain NBA hidup dalam kemewahan sejak hari pertama.

Adaptasi di Tengah Tekanan

Sebagai pemain non-draft, Reaves juga menghadapi tekanan untuk membuktikan diri. Selain harus tampil konsisten di lapangan, ia juga perlu menjaga kondisi fisik dan mental dalam situasi yang serba terbatas.

Baca juga : LeBron James Ukir Sejarah Baru, Jadi Pemain Pertama yang Tembus 43.000 Poin

Fase ini menjadi bagian penting dalam proses adaptasinya di NBA. Tidak hanya soal kemampuan bermain, tetapi juga bagaimana mengelola kehidupan pribadi di tengah tuntutan profesional.

Pengalaman tersebut sekaligus membuka gambaran bahwa perjalanan menuju stabilitas di liga tidak terjadi secara instan.

Berubah, tapi Tetap Sederhana

Seiring waktu, performa Reaves meningkat dan posisinya di tim semakin kuat. Ia kemudian mendapatkan kontrak yang lebih besar, yang secara signifikan mengubah kondisi finansialnya.

Meski begitu, ia memilih untuk tetap menjalani gaya hidup sederhana. Reaves tidak tergoda untuk langsung membeli aset mewah dalam jumlah besar. Ia lebih fokus pada pengelolaan keuangan yang bijak.

Salah satu pengeluaran yang ia akui adalah untuk hobi bermain golf. Di luar itu, ia tetap menjaga pola hidup yang tidak berlebihan.

Mengoreksi Persepsi Publik

Kisah Reaves menyoroti kesenjangan antara persepsi dan realita. Tidak semua pemain NBA langsung berada dalam kondisi mapan, terutama mereka yang memulai dari jalur non-draft.

Level tertinggi olahraga profesional tetap membutuhkan waktu. Kesuksesan Reaves saat ini sering kali dibangun dari fase sulit yang tidak banyak terekspos.

(Yahoo Sport/H-3)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengacara Jamin Eks Menag Yaqut Tak Akan Kabur Usai Jadi Tahanan Rumah
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal Salat Makassar 24 Maret 2026
• 1 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Hal-hal yang Perlu Diketahui Pemudik Sebelum Balik ke Jakarta
• 5 jam laludetik.com
thumb
Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Wanti-wanti Potensi Perusakan Bukti hingga Pengaruhi Saksi
• 16 jam lalukompas.com
thumb
100 Buronan Tertipu Tiket Palsu, Nyari Gratisan Malah Masuk Bui
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.