REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG, – Polda Kepulauan Riau (Kepri) telah menangani 101 gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hingga hari kesembilan pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 dalam rangka perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kasus yang ditangani didominasi oleh 45 kasus kecelakaan lalu lintas.
Kepala Bidang Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengungkapkan bahwa insiden tersebut sebagian besar terjadi di wilayah perkotaan, khususnya Batam Kota dan Bengkong. Semua kejadian telah ditangani dengan cepat dan tepat oleh personel di lapangan.
Kombes Nona menambahkan bahwa meskipun ada lonjakan arus mudik, khususnya di Bandara Hang Nadim Batam dan Pelabuhan Batam Center, tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu perayaan Idul Fitri. Jumlah penumpang di bandara mencapai 138.212 orang, sementara pelabuhan mencatat 83.686 penumpang.
Di tengah kepadatan ini, kepercayaan publik terhadap Polri meningkat seiring dengan berbagai bantuan yang diberikan, mulai dari penemuan barang hilang hingga pencarian anggota keluarga yang terpisah. Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat berlibur, khususnya di kawasan wisata pantai.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak membawa atau memamerkan barang berharga secara berlebihan guna menghindari tindak kriminalitas, serta menghindari konsumsi minuman beralkohol yang dapat memicu gangguan keamanan. Bagi masyarakat yang memerlukan layanan kepolisian, dapat menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.