Tragedi LaGuardia: Dua Pilot Air Canada Tewas

tvrinews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews – New York

Pesawat hantam truk pemadam kebakaran saat mendarat darurat, puluhan orang dilarikan ke rumah sakit.

Bandara LaGuardia, salah satu pusat penerbangan tersibuk di Amerika Serikat, didera tragedi pada Minggu 22 Maret 2026  malam waktu setempat. 

Pesawat Air Canada dengan nomor penerbangan AC8646 bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran di landasan pacu, mengakibatkan dua pilot tewas dan sedikitnya 41 orang didera luka-luka.

Insiden yang terjadi pada pukul 23:40 waktu setempat (03:40 GMT Senin) ini memaksa otoritas menutup total operasional bandara hingga Senin sore. Kejadian ini menyisakan trauma mendalam bagi para penumpang dan saksi mata yang melihat langsung detik-detik mengerikan tersebut.

Kronologi di Landasan Pacu

Pesawat yang baru saja tiba dari Montreal tersebut dilaporkan mengalami turbulensi hebat saat proses pendaratan. Penumpang Rebecca Liquori menggambarkan suasana kabin yang mendadak mencekam saat pilot mencoba melakukan pengereman darurat.

"Sesaat setelah mendarat, terdengar dentuman keras. Pesawat terasa tersentak hebat, dan kami mendengar pilot mencoba mengerem untuk menghindari tabrakan," ujar Liquori kepada News12 Long Island. "Semua orang terlempar dari kursi mereka." 

Data dari menara pengawas lalu lintas udara mengungkap kepanikan di detik-detik terakhir. Seorang petugas terdengar berteriak melalui radio, "Truck One, stop, stop, stop!" hanya beberapa saat sebelum benturan terjadi. 

Diketahui, truk pemadam kebakaran tersebut tengah dikerahkan untuk menangani laporan bau tak sedap di pesawat lain sebelum secara tragis berada di jalur penerbangan AC8646.

Korban dan Kesaksian Saksi Mata

Otoritas Kanada mengonfirmasi salah satu korban tewas adalah Antoine Forest (30), pilot asal Québec. Sementara identitas pilot kedua belum dirilis secara resmi.

"Ini adalah dua pemuda yang baru memulai karier mereka. Ini adalah tragedi mutlak," kata Administrator FAA, Bran Bedford.

Di sisi lain, keajaiban dilaporkan terjadi pada seorang pramugari. CBS News melaporkan bahwa ia ditemukan selamat dalam kondisi masih terikat di kursinya, meski berada di luar badan pesawat setelah terjatuh melalui lubang di lantai pesawat saat tabrakan. Ia menderita luka serius namun tidak mengancam nyawa.

Leo Medina (23), seorang penumpang di pesawat lain yang berada di area tarmac, menyaksikan kehancuran tersebut dari jarak dekat. "Jarak kami hanya sekitar 100 meter. Pesawat itu terlihat seperti terbelah dua," ungkapnya kepada BBC.

Respons Otoritas dan Investigasi

Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, yang meninjau lokasi kejadian menekankan pentingnya protokol keselamatan. "Melihat kejadian semalam, sabuk pengaman benar-benar menyelamatkan nyawa," tegasnya dalam konferensi pers.

Walikota New York City, Zohran Mamdani, memastikan bahwa Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) telah memimpin investigasi penuh. "Kami tidak akan beristirahat hingga penyelidikan ini tuntas," ujar Mamdani.

Peristiwa ini terjadi di tengah situasi penerbangan AS yang sedang tertekan akibat penutupan sebagian pemerintahan (government shutdown). Kondisi tersebut berdampak pada kekurangan staf TSA dan petugas keamanan bandara yang harus bekerja tanpa dibayar selama lebih dari satu bulan.

Dampak Operasional

Penutupan LaGuardia hingga pukul 14:00 hari Senin mengakibatkan ratusan jadwal penerbangan dibatalkan, menyisakan ribuan penumpang terlantar.

Rekaman sejarah menunjukkan bahwa ini adalah insiden fatal pertama di Bandara LaGuardia dalam lebih dari 34 tahun terakhir.

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyampaikan duka mendalam atas insiden ini, sementara Presiden AS Donald Trump menyebut kecelakaan tersebut sebagai peristiwa yang "mengerikan" dan menggambarkan industri penerbangan sebagai "bisnis yang berbahaya."

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Yaqut Tiba di KPK Berompi Oranye, Kembali Ditahan di Rutan
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Pesan Idul Fitri Gubernur Sultra: Pererat Persaudaraan demi Kehidupan yang Harmonis
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pesawat Angkut Militer Kolombia yang Membawa 80 Tentara Jatuh Setelah Lepas Landas
• 12 jam laluerabaru.net
thumb
Studi: Olahraga Pagi Turunkan Risiko Diabetes dan Penyakit Jantung
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jumlah Penonton Konser Comeback BTS Jauh di Bawah Prediksi, Saham HYBE Turun 15 Persen
• 20 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.