Bisnis.com, MALANG — Arus balik Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya mulai menunjukkan tren peningkatan pada H+2 Lebaran.
Data sementara per Senin (23/3/2026) pukul 10.00 WIB, jumlah pelanggan kereta api diproyeksikan mencapai 8.612 orang, terdiri dari 3.665 penumpang berangkat dan 4.947 penumpang datang.
Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring operasional perjalanan kereta api yang berlangsung hingga malam hari.
"Peningkatan ini menjadi indikasi awal pergerakan arus balik masyarakat usai merayakan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman," kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Senin (23/3/2026).
Selama periode Angkutan Lebaran 11–23 Maret 2026, stasiun-stasiun di wilayah Malang Raya telah melayani total 105.303 pelanggan, yang terdiri dari 58.845 penumpang berangkat dan 46.458 penumpang datang.
Dari total tersebut, Stasiun Malang mencatatkan volume tertinggi dengan 88.899 penumpang, diikuti Stasiun Kepanjen sebanyak 7.634 penumpang, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 5.766 penumpang, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total melayani 3.004 penumpang.
Baca Juga
- Arus Balik Pemudik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat
- Arus Balik Lebaran 2026: Cek Cara Top Up e-money, Brizzi, TapCash, Flazz via HP
- JELAJAH LEBARAN 2026: Arus Balik Tol Kalikangkung Menuju Jakarta Mulai Melonjak
Tingginya mobilitas ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
Sementara itu, penjualan tiket kereta api jarak jauh di wilayah Malang Raya hingga 23 Maret 2026 telah mencapai 81.512 tiket atau sekitar 60% dari total kapasitas 136.045 tempat duduk yang disediakan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Penjualan tiket diperkirakan masih akan terus meningkat seiring tingginya kebutuhan perjalanan pada masa arus balik.
Berdasarkan data pemesanan, Stasiun Malang menjadi stasiun dengan jumlah pemesanan tertinggi sebanyak 68.223 tiket. Disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 6.187 tiket, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 4.637 tiket, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung dengan total 2.465 tiket.
Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, wilayah Malang Raya diproyeksikan akan melayani 160.214 pelanggan, terdiri dari 81.512 penumpang berangkat dan 78.702 penumpang datang.
Adapun puncak arus mudik di wilayah Malang Raya telah terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total 9.654 pelanggan. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada Selasa (24/3/2026), dengan proyeksi sebanyak 8.435 pelanggan, terdiri dari 4.943 penumpang datang dan 3.492 penumpang berangkat.
Meski demikian, tiket untuk berbagai tanggal dan relasi lainnya masih tersedia dalam jumlah yang memadai.
Mahendro Trang Bawono mengatakan KAI telah mengantisipasi peningkatan arus balik dengan memastikan kesiapan layanan di seluruh stasiun wilayah Malang Raya.
"Kami melihat tren arus balik di wilayah Malang Raya mulai meningkat dan diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026. KAI telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan seluruh pelanggan tetap terlayani dengan optimal, baik dari sisi operasional perjalanan maupun pelayanan di stasiun," ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat, KAI juga menghadirkan program diskon sebesar 30% untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14–29 Maret 2026.
Di wilayah Malang Raya, tersedia 46.848 tiket diskon, dan hingga saat ini 38.586 tiket atau sekitar 82% telah terjual, sehingga masih terdapat sekitar 8 ribu tiket yang dapat dimanfaatkan pelanggan.
Selain itu, kata dia, dalam rangka menyemarakkan momen Hari Raya, KAI Daop 8 Surabaya menghadirkan program "Tabur Berkah Hari Raya" melalui promo tarif parsial khusus keberangkatan dari Stasiun Malang.
Program ini berlaku untuk periode 22 hingga 30 Maret 2026, dengan ketersediaan 2.249 kursi kelas eksekutif tujuan Yogyakarta yang masih dapat dipesan. Ketersediaan tiket bersifat dinamis, sehingga masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan.
Untuk memastikan perjalanan tetap lancar dan nyaman, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun dan tidak terlalu mendekati waktu keberangkatan.
Pelanggan juga diingatkan untuk menjaga barang bawaan selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan, guna memastikan keamanan dan kenyamanan bersama.
"KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik selama masa Angkutan Lebaran 2026, khususnya di wilayah Malang Raya, serta memastikan perjalanan arus balik berlangsung aman, tertib, dan berkesan," ucapnya.





