Ada RI? 3 Negara Bakal Jadi Mediator "Gencatan Senjata" Perang AS-Iran

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: (via REUTERS/Majid Asgaripour)

Jakarta, CNBC Indonesia - Turki, Pakistan, dan Mesir mengaku siap menjadi mediator atau penengah dari konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, di mana ketiga negara sudah saling berkomunikasi dengan pihak Washington dan Teheran dalam dua hari terakhir.

Kabar ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa ia memerintahkan penangguhan serangan yang direncanakan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari. Trump mengaitkan penangguhan tersebut dengan "keberhasilan" dalam pembicaraan dengan Iran, meskipun Iran membantah adanya negosiasi.

Laporan Axios, dikutip dari Daily Sabah menyebutkan bahwa para menteri luar negeri dari ketiga negara tersebut mengadakan pembicaraan terpisah dengan utusan Gedung Putih Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.


Pilihan Redaksi
  • Perang AS VS Iran Tamat? Trump Tiba-Tiba Umumkan Setop Serang Teheran
  • Iran Respons Trump Umumkan Setop Perang, Bantah Negosiasi
  • 12 Update Perang Iran-AS, Trump Kalah-Perubahan Rezim Mojtaba Khamenei
  • Iron Dome Jebol, Rudal Iran Hantam Israel Usai Pengumuman Trump

"Proses mediasi sedang berlangsung dan menunjukkan kemajuan. Diskusi tersebut membahas tentang mengakhiri perang dan menyelesaikan semua masalah yang belum terselesaikan. Kami berharap akan segera mendapatkan jawaban," kata sebuah sumber yang mengetahui detailnya Selasa (24/3/2026).

Kantor berita semi-resmi Mehr sebagai sumber Iran mengatakan pihaknya membantah bahwa Washington dan Teheran saling bertemu dan "tidak ada dialog" antara keduanya.

Komentar Trump merupakan bagian dari upaya untuk menurunkan harga energi dan mengulur waktu untuk melaksanakan rencana militer. Mereka mengakui bahwa negara-negara di kawasan itu telah mengajukan inisiatif yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan.

"Kami bukanlah partai yang memulai perang ini, dan semua tuntutan semacam itu harus ditujukan kepada Washington," tambahnya.

Turki, negara tetangga Iran dan sekutu NATO AS, sangat ingin meredakan konflik tersebut.

Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan telah berulang kali mengumumkan bahwa mereka siap turun tangan untuk menengahi antara kedua negara, meskipun ia menyatakan kekhawatiran bahwa Israel, yang juga merupakan bagian dari konflik tersebut, akan lebih memilih untuk memperpanjang konflik.

Fidan melakukan panggilan telepon pada Senin kemarin dengan rekan-rekannya dari Mesir dan Norwegia. Sumber-sumber Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa Fidan, Espen Barth Eide dari Norwegia, dan Badr Abdelatty dari Mesir membahas upaya untuk menghentikan perang.

Diplomat utama Turki juga terlibat dalam diplomasi telepon pada Minggu lalu dengan rekan-rekannya di seluruh dunia, beberapa hari setelah ia bergabung dalam pertemuan para diplomat utama negara-negara Teluk mengenai konflik yang meluas ke seluruh wilayah tersebut.


(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Konflik AS-Iran, Turki Kerahkan 6 Jet Tempur F-16 ke Siprus

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tokocrypto Catat 4,8 Juta Pengguna dan 1.000 Kemitraan Sepanjang 2025, Siapkan Inovasi Baru di 2026
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Nggak Suka Notifikasi HP Menumpuk
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kirsten Dunst Gabung The Housemaid 2, Comeback Besar di Film Thriller Bareng Sydney Sweeney!
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Yaqut Jalani Tes Kesehatan di RS Polri, KPK Klarifikasi Isu Mantan Menag itu Hilang dari Rutan
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Perceraian Jadi Titik Balik Khloe Kardashian Menerapkan Gaya Hidup Sehat
• 20 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.