BEKASI, KOMPAS.com – Arus balik Lebaran di Terminal Bekasi, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, mulai menunjukkan peningkatan pada Selasa (24/3/2026).
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Fajar Triawan mengatakan, tren kenaikan jumlah penumpang dan armada bus sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir.
“Sejak tanggal 22 Maret sampai dengan 24 Maret pagi ini, jumlah kedatangan penumpang dan bus terus mengalami kenaikan setiap harinya,” kata Fajar saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi sejak pukul 10.15 hingga 11.30 WIB, arus kedatangan kendaraan didominasi oleh bus dalam provinsi (AKDP).
Di area parkir terminal, terlihat deretan bus dengan berbagai tujuan seperti Bekasi–Indramayu, Bekasi–Tasikmalaya, Bekasi-Bandung, Bekasi-Majalengka, hingga Bekasi–Merak.
Sementara itu, bus antar kota antar provinsi (AKAP) belum tampak mendominasi aktivitas di terminal.
Para pemudik yang tiba di terminal tampak membawa berbagai barang bawaan, mulai dari koper, dus, hingga tas jinjing berukuran besar.
Sebagian duduk di area tunggu terminal sambil menanti jemputan keluarga atau transportasi lanjutan menuju rumah masing-masing.
Suasana di dalam terminal pun terlihat ramai oleh lalu lalang penumpang yang baru turun dari bus maupun yang hendak melanjutkan perjalanan.
Petugas terminal juga tampak berjaga di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan dan memastikan aktivitas berjalan tertib.
Baca juga: Balik Lebih Awal, Pemudik Tetap Terjebak Macet Menuju Jakarta
Di sisi lain, beberapa sopir dan kondektur bus terlihat bersiap melakukan perjalanan berikutnya setelah menurunkan penumpang.
Berdasarkan data yang terpampang di dinding terminal, pada Senin (23/3/2026) tercatat sebanyak 658 penumpang dengan 204 armada bus tiba di Terminal Bekasi.
Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat menuju kampung halaman mencapai 1.225 orang dengan 162 armada bus.
Dengan tren yang terus meningkat, arus balik di Terminal Bekasi diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan, seiring mendekati puncak arus balik Lebaran 2026.
"Untuk prediksi arus balik kemungkinan dibagi dua gelombang. Hari ini dan besok. Ini karena ada kebijakan WFA di beberapa Instansi Pemerintahan," pungkas Fajar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




