Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur sempat tergenang banjir pada Minggu (22/3). Untuk mengantisipasi agar banjir cepat tertangani di terminal ini, Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo mengungkapkan telah menyiapkan skema antisipasinya.
Syafrin mengatakan akan membersihkan saluran-saluran air di Terminal Kampung Rambutan. Hal itu bertujuan agar tidak terjadi sumbatan.
"Tentu yang pertama adalah kami melakukan pembersihan di mana untuk saluran air, kita harapkan ini tidak ada lagi sumbatan-sumbatan," katanya setelah meninjau Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur pada Selasa (24/3).
Selain itu, tindakan dalam waktu dekat juga dilakukan koordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air. Hal ini bertujuan agar ada upaya penyesuaian terhadap luapan Kali Cipinang.
"Kami berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air untuk dilakukan penyesuaian, khususnya terkait dengan luapan sungai (Kalo Cipinang) di kawasan ini," ujar Syafrin.
Syafrin juga mengaku telah menyiapkan rencana jangka menengah maupun jangka panjang. Hal tersebut adalah melakukan revitalisasi terhadap Terminal Kampung Rambutan.
"Tentu untuk jangka menengah panjang, kita akan lakukan revitalisasi Terminal Kampung Rambutan," ucap Syafrin.
Syafrin mengatakan sejak Terminal Kampung Rambutan dibangun, belum ada upaya penyesuaian padahal di antaranya sudah ada LRT dan Transjakarta. Maka, katanya, terminal ini akan direvitalisasi menjadi kawasan berorientasi transit.
"Sejak tahun 1990-an terminal ini dibangun dan belum ada penyesuaian seiring dengan perkembangan kawasan, di mana sudah ada LRT Jabodebek dan juga layanan Transjakarta," ujar Syafrin.
"Sehingga kawasan ini akan terus ditingkatkan untuk menjadi kawasan dengan prinsip Transit Oriented Development (TOD)," tungkasnya.





