Jakarta (ANTARA) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyebut bahwa kondisi arus lalu lintas di jalur arteri masih terkendali.
“Semuanya masih terkendali, baik yang berada di tol, termasuk yang berada di arteri sudah dikelola dengan baik,” katanya saat ditemui di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Selasa.
Selain berfokus di jalur tol dan arteri, ia mengatakan bahwa kepolisian juga mengantisipasi kepadatan kendaraan pada saat mudik lokal di wilayah aglomerasi.
“Aglomerasi juga masih cukup padat, tempat-tempat wisata juga masih menjadi tujuan wisata bagi saudara-saudara kita yang masih lebaran di kampung halamannya,” ucapnya.
Jenderal polisi bintang dua itu kembali menekankan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan sehingga yang terpenting adalah pemudik selamat dan aman sampai tujuan.
“Perjalanan dengan penuh rindu; rindu kampung halaman, rindu keluarganya, dan kami pastikan rekan-rekan berangkat aman sampai di tujuan bahagia dan kembalinya juga bahagia,” ujarnya.
Sebelumnya, Agus mengatakan bahwa kepolisian telah mengantisipasi pemudik lokal di wilayah Solo Raya, Semarang Raya, Malang Raya, termasuk Jabodetabek dan Bali, salah satunya dengan menyiagakan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
Ia pun mengharapkan para petugas untuk bersiaga guna memantau situasi arus lalu lintas pada wilayah-wilayah tersebut.
"Kami mengharapkan seluruh petugas tetap stand by untuk memantau perjalanan daripada, baik itu mudik lokal, termasuk juga mudik yang dari Jakarta ke Jawa Tengah, Jawa Timur, pada saat di sana bersilaturahmi," katanya.
“Semuanya masih terkendali, baik yang berada di tol, termasuk yang berada di arteri sudah dikelola dengan baik,” katanya saat ditemui di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Selasa.
Selain berfokus di jalur tol dan arteri, ia mengatakan bahwa kepolisian juga mengantisipasi kepadatan kendaraan pada saat mudik lokal di wilayah aglomerasi.
“Aglomerasi juga masih cukup padat, tempat-tempat wisata juga masih menjadi tujuan wisata bagi saudara-saudara kita yang masih lebaran di kampung halamannya,” ucapnya.
Jenderal polisi bintang dua itu kembali menekankan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan sehingga yang terpenting adalah pemudik selamat dan aman sampai tujuan.
“Perjalanan dengan penuh rindu; rindu kampung halaman, rindu keluarganya, dan kami pastikan rekan-rekan berangkat aman sampai di tujuan bahagia dan kembalinya juga bahagia,” ujarnya.
Sebelumnya, Agus mengatakan bahwa kepolisian telah mengantisipasi pemudik lokal di wilayah Solo Raya, Semarang Raya, Malang Raya, termasuk Jabodetabek dan Bali, salah satunya dengan menyiagakan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
Ia pun mengharapkan para petugas untuk bersiaga guna memantau situasi arus lalu lintas pada wilayah-wilayah tersebut.
"Kami mengharapkan seluruh petugas tetap stand by untuk memantau perjalanan daripada, baik itu mudik lokal, termasuk juga mudik yang dari Jakarta ke Jawa Tengah, Jawa Timur, pada saat di sana bersilaturahmi," katanya.





