Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau para pemudik yang kembali ke Jakarta agar tetap menggunakan layanan angkutan umum resmi, khususnya saat puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada malam hari hingga dini hari ini.
"Pertama, kami imbau kepada warga yang melakukan arus balik hari ini dan berpotensi tiba di terminal-terminal di Jakarta pada malam hari hingga besok subuh, agar tetap menggunakan layanan angkutan umum resmi yang ada," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, dikutip dari Antara, Selasa, 24 Maret 2026.
Hal itu diungkap Syafrin, saat meninjau kesiapan arus balik di Terminal Kampung Rambutan. Imbauan tersebut disampaikan menyusul potensi meningkatnya kedatangan pemudik di berbagai terminal di ibu kota.
Syafrin menekankan bahwa keselamatan dan keamanan penumpang harus menjadi prioritas utama selama perjalanan kembali ke Jakarta. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak tergiur menggunakan jasa transportasi tidak resmi.
Menurut dia, layanan yang tidak jelas memiliki risiko tinggi, termasuk potensi tindak kriminal yang dapat merugikan penumpang.
"Jangan menggunakan layanan yang tidak resmi karena berpotensi terjadi kriminalisasi di sana. Kami mengutamakan keselamatan dan keamanan para pemudik yang kembali ke Jakarta," jelasnya.
Selain itu, Syafrin juga mengimbau para pemudik yang bepergian bersama keluarga agar tetap saling menjaga dan mengawasi satu sama lain, terutama saat tiba di terminal yang ramai pada malam hingga dini hari.
Baca Juga :
Terminal Kampung Rambutan bakal Direvitalisasi untuk Antisipasi BanjirKewaspadaan dalam rombongan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan arus balik.
Syafrin memastikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya memastikan kelancaran dan keamanan arus balik, termasuk dengan menyiapkan berbagai layanan transportasi umum resmi di terminal-terminal utama.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat usai libur panjang, para pemudik diharapkan dapat mematuhi imbauan tersebut demi perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat hingga tiba kembali di Jakarta.
Adapun Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan kesiapan layanan transportasi umum berupa angkutan malam hari untuk menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi terjadi hari ini.
"Untuk angkutan malam hari di Jakarta sudah disiapkan. Jadi keseluruhannya untuk 14 koridor Transjakarta ini operasional 24 jam dan juga ditambahkan jumlah bus yang operasional," katanya.
Penumpang bus. Foto: Antara
Tak hanya layanan bus rapid transit, layanan angkutan penumpang juga turut dioptimalkan. Beberapa unit Mikrotrans disiagakan untuk beroperasi selama 24 jam, khususnya di kawasan terminal yang mengalami peningkatan kedatangan penumpang.
"Tidak hanya 14 koridor, tetapi juga ada Mikrotrans. Beberapa Mikrotrans seperti di Kampung Rambutan ini juga operasional 24 jam," ujar Syafrin.
Sementara itu, untuk arus balik dari luar kota menuju Jakarta, Dishub juga telah menyiapkan layanan angkutan lanjutan.
Penumpang yang tiba di terminal dapat langsung mengakses layanan Transjakarta maupun Mikrotrans yang telah disesuaikan operasionalnya selama 24 jam.




