Jakarta, tvOnenews.com - Pegal linu menjadi keluhan umum yang dialami banyak orang, mulai dari pekerja kantoran hingga mereka yang aktif bergerak sepanjang hari. Rasa nyeri pada otot ini kerap muncul tanpa disadari, terutama setelah tubuh melakukan aktivitas berulang atau berada dalam posisi yang sama terlalu lama. Meski sering dianggap sepele, kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan hingga menurunkan produktivitas.
Keluhan pegal linu biasanya dirasakan di beberapa bagian tubuh seperti leher, bahu, punggung, hingga kaki. Kondisi ini terjadi akibat otot yang mengalami ketegangan atau kelelahan setelah bekerja lebih keras dari biasanya. Jika tidak ditangani dengan baik, pegal linu dapat bertahan lebih lama dan memicu rasa nyeri yang lebih intens.
Dalam kehidupan sehari-hari, penyebab pegal linu sangat beragam. Mulai dari aktivitas fisik berlebihan, postur tubuh yang tidak ergonomis saat bekerja, kurang tidur, hingga dehidrasi. Bahkan, stres fisik dan mental juga bisa memicu ketegangan otot yang berujung pada rasa tidak nyaman di seluruh tubuh.
Tak hanya itu, pegal linu juga kerap muncul saat momen tertentu seperti perjalanan jauh. Salah satu situasi yang paling sering memicu kondisi ini adalah saat mudik, di mana seseorang harus duduk dalam waktu lama di kendaraan tanpa banyak bergerak. Hal ini membuat otot menjadi kaku dan aliran darah tidak optimal.
Saat mudik, posisi duduk statis dalam waktu berjam-jam menjadi pemicu utama pegal linu, terutama di area leher, punggung, dan pinggang. Ditambah kelelahan serta kurangnya waktu istirahat, kondisi ini bisa semakin parah jika tidak diantisipasi dengan baik.
Penyebab Pegal Linu yang Perlu DiketahuiSecara umum, pegal linu atau nyeri otot (mialgia) merupakan respons alami tubuh terhadap aktivitas atau kondisi tertentu. Menurut dokter spesialis kedokteran olahraga, Michael Triangto, rasa pegal muncul akibat adanya ketegangan atau mikrotrauma pada serat otot setelah digunakan secara intens.
Beberapa penyebab utama pegal linu antara lain:
-
Aktivitas fisik berlebihan atau olahraga berat
-
Postur tubuh yang buruk saat duduk atau bekerja
-
Duduk terlalu lama tanpa peregangan
-
Kurang istirahat dan dehidrasi
-
Infeksi virus seperti flu
-
Stres fisik maupun mental




