Berbagai tempat wisata menjadi incaran untuk mengisi libur Lebaran, tidak terkecuali Medan Zoo yang berlokasi di Kota Medan, Sumatera Utara. Namun, pengalaman liburan yang seharusnya diisi keceriaan justru terasa berbeda.
kumparan mendatangi objek wisata tersebut pada Selasa (24/3) sore. Untuk masuk ke tempat wisata itu pengunjung dikenakan tarif Rp 20 ribu.
Meski beberapa kali dapat sorotan terkait pengelolaannya, Medan Zoo tetap dibuka di momen libur Lebaran ini. Beberapa pengunjung terlihat berkeliling kebun binatang tersebut.
Sayangnya, Medan Zoo belum banyak berbenah. Pantauan kumparan, kondisi kandang banyak yang tidak terurus. Bahkan ada dinding dalam kandang yang ambruk. Rumput liar juga tumbuh di area dalam Medan Zoo.
Tak hanya itu, kandang-kandang hewan banyak yang kosong. Pengunjung juga mesti berhati-hati saat berkunjung karena terdapat sejumlah lobang.
Berharap RenovasiKekecewaan juga disampaikan oleh seorang pengunjung bernama Sugianto (44). Warga Riau itu merasa banyak hewan di kebun binatang tersebut tidak terawat.
"Penasaran sama nama besar Medan Zoo. Tapi kok setelah dilihat hasilnya enggak sangat-sangat memuaskan, kecewa sekali," kata Sugianto yang mengaku baru pertama kali ke Medan Zoo, Selasa (24/3).
Sugianto mengatakan bahwa bangunan-bangunan yang ada di Medan Zoo sebenanrnya cukup bagus jika dipelihara dengan baik.
"Bangunan di sini lebih mewah, tapi karena enggak terawat saja ini," ucapnya.
Senada, Melinda (20) yang datang bersama keluarganya dari Labuanbatu juga mengungkapkan kekecewaannya. Padahal mereka memang sengaja ke Medan untuk berkunjung ke Medan Zoo, tapi justru kondisi tempat wisata itu memperihatinkan.
"Sudah tahu kondisinya, enggak ke sini lagi," kata Melinda.
Melinda juga menyoroti kondisi hewan-hewan yang ada di Medan Zoo. Ia merasa mereka tidak terawat.
"Harimau di situ benar-benar kayak enggak dikasih makan, kayak enggak terurus gitu. Bernafasnya kayak enggak wajar gitu, terengah-engah," ucap Melinda.
Ia berharap pemerintah bisa merenovasi Medan Zoo. Sehingga tempat tersebut dan hewan-hewan di dalamnya bisa dirawat dengan baik.
"Jujur belum lengkap (hewan-hewan di Medan Zoo). Setidaknya dilengkapi kalau mau dijadiin tempat wisata. Banyak masyarakat yang datang bukan orang Medan, mungkin ada dari luar kan. Bangunan kurang layak, apalagi untuk harimau di semak-semak kayak gitu. Namanya mau dijaga, kan itu mau dipelihara, seharusnya di sini bukan dibiarkan gitu," imbuh Melinda.
"Harapannya dikelola baik sama pemerintah. Tolong dijaga juga binatang-binatangnya," sambung Melinda.
Pengunjung lainnya bernama Imah (40 tahun) juga merasakan hal yang sama terkait kondisi Medan Zoo. Ia berharap agar pemerintah dapat lebih perhatian dan merenovasi.
"Pemerintah yang lebih perhatian, renovasi ulang, binatang-binatangnya dilihat, diperbaiki lah," pungkas Imah.
Tanggapan Medan ZoonPihak Manajemen Medan Zoo, Arfan, mengatakan bahwa tingkat penjualan pada lebaran meningkat pada hari pertama. Penjualan tiket tertinggi berkisar 500 tiket terjual.
"Kalau lebaran pertama 200 tiket. Paling tinggi di angka 500-an," kata Arfan saat dihubungi, Selasa (24/3).
Arfan menanggapi terkait keluhan masyarakat tentang kondisi Medan Zoo yang kurang diperhatikan. Ia menyebutkan bahwa hal tersebut karena finansial Medan Zoo belum tercukupi.
"Kalau kondisi kita tahu dari tahun 2020 sampai sekarang itu enggak ada perubahan. Kita kan terkait masalah finansial, dari dulu itu saja kan belum membaik ya. Jadi untuk profesional kayak babat (potong) rumput agak susah lah keluarin duit dari kantor," ucap Arfan.
Arfan mengatakan bahwa hasil penjualan tiket itu belum cukup sepenuhnya untuk membeli pangan hewan-hewan di Medan Zoo. Namun pihaknya akan mencukupi dan terjaga makanan pada hewan-hewan tersebut.
"Belum cukup (hasil penjualan tiket). Itulah yang diutamakan makanan untuk makan hewan. Untuk saat ini, itu yang paling utama dijaga (makanannya). Jangan sampai hewan enggak makan. Kalau perkara penerimaannya belum normal, yang diutamakan itu makanan hewannya pula," kata Arfan.
Arfan juga menanggapi keluhan masyarakat tentang Harimau Sumatera yang diduga belum diberi makanan.
"Kalau seperti belum makan ya, kita enggak bisa tanggapin itu karena kita tetap memberi makan setiap hari. Kalau pengunjung ya, ada komentar negatif, positif macam itulah. Kan jelas satwa kita tetap, karena itu yang diutamakan untuk melindungi Medan Zoo saat ini," jelas Arfan.
Menurut Arfan, pihaknya juga selalu menjaga kesehatan bagi para hewan-hewan di kebun binatang tersebut.
"Tetap dipantau (kesehatannya) dengan dokter, tetap dipantau kalau untuk kesehatan," ujar Arfan.





