JAKARTA – Israel secara terbuka menyatakan rencana untuk menduduki sebagian besar wilayah Lebanon selatan hingga Sungai Litani, dalam pernyataan paling jelas sejauh ini tentang ambisi teritorial di luar perbatasan.
Menteri Pertahanan Israel, Katz, mengatakan pasukan Israel akan menguasai wilayah yang membentang sekitar 30 km ke utara, membangun kehadiran militer permanen, dan mencegah penduduk kembali ke sebagian wilayah selatan.
Katz menambahkan, pasukan sudah beroperasi untuk mengamankan apa yang ia sebut sebagai “garis pertahanan depan,” menargetkan posisi yang terkait dengan Hizbullah, sekaligus menghancurkan rumah dan infrastruktur di daerah terdampak, demikian dilansir TRT World.
Perluasan Pendudukan
Pernyataan tersebut menandakan pergeseran dari serangan lintas batas terbatas ke strategi pendudukan yang lebih luas, dibandingkan dengan serangan Israel di Gaza, di mana area luas di dekat perbatasan telah dibersihkan dari penduduk sipil.




