Arus Balik 2026: Jakarta Mulai Dikepung Kendaraan

tvrinews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews - Jakarta 

Rekayasa One Way Nasional Resmi Berlaku

Gelombang arus balik Lebaran 2026 mulai mencapai titik krusial.

 Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat lonjakan tajam volume kendaraan yang memasuki wilayah Jakarta, menandakan berakhirnya masa libur hari raya bagi ratusan ribu pemudik.

Data terbaru dari Operasi Ketupat 2026 DKI Jakarta menunjukkan sebanyak 225.293 kendaraan merangsek masuk ke ibu kota dalam kurun waktu 12 jam, terhitung sejak Selasa 24 Maret Hingga  Pagi ini Rabu 25 Maret 2026.

 Angka ini mencerminkan kenaikan drastis sebesar 73,71 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Strategi One Way dan Diskon Tol
Menanggapi eskalasi volume tersebut, Polri mengambil langkah strategis dengan memberlakukan sistem one way nasional.

Meskipun arus masuk mendominasi, tercatat masih ada 167.939 kendaraan yang bergerak keluar Jakarta pada periode yang sama. 

Dinamika ini menuntut pengaturan lalu lintas yang ekstra presisi guna menghindari titik jenuh di ruas tol utama.

 Himbauan WFA dan Manajemen Perjalanan

Guna mengurai potensi penumpukan, Pemerintah juga  mendorong masyarakat untuk lebih fleksibel dalam menentukan jadwal kepulangan.

 Pemanfaatan kebijakan Work From Anywhere (WFA) serta insentif berupa diskon tarif tol pada 26-27 Maret 2026 diharapkan menjadi solusi efektif.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengenal Tren Kuku Dragon Scale dengan Sentuhan Fantasi
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
Punya Persiapan Sebulan, Menanti Sentuhan Pelatih St. Kitts and Nevis Kejutkan Timnas Indonesia di FIFA Series
• 5 jam lalubola.com
thumb
Uni Eropa dan Australia Capai Kesepakatan FTA di Tengah Tekanan Tarif AS
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Memuncak, Moda Transportasi Alami Lonjakan ke Jabodetabek
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Ada Diskon Tarif Tol 30%, Pemudik Diimbau Balik ke Jabodetabek Periode Ini
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.