Jakarta (ANTARA) - Volume sampah selama masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Pulau Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu mencapai sebanyak 83 meter kubik persegi (m3)
“Volume sampah ini merupakan akumulasi sejak hari pertama Lebaran hingga H+3,” kata Lurah Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Muslim, di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan peningkatan volume sampah tidak terlepas dari tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Untung Jawa.
Menurut dia, saat libur Lebaran, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Untung Jawa mencapai 3.000 hingga 4.000 orang per hari.
Oleh karena itu, lanjut dia, petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kabupaten Kepulauan Seribu bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) telah mengangkut sampah itu ke tempat pembuangan sementara (TPS).
Ia mengatakan kegiatan ini melibatkan 40 personel PPSU yang dibantu 24 petugas dari Suku Dinas LH.
Selain itu, dua unit gerobak motor juga dioperasikan, guna mempercepat proses pengangkutan sampah.
“Kami terus siaga menjaga kebersihan lingkungan, baik di kawasan pesisir maupun permukiman warga,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat dan wisatawan agar turut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Sementara itu, Koordinator Suku Dinas LH Pulau Untung Jawa Reza menjelaskan sampah yang telah diangkut dikumpulkan di TPS itu untuk dipilah menjadi organik dan nonorganik.
Selanjutnya, sampah tersebut diangkut menggunakan kapal KM Laut Bersih.
“Hingga kini petugas masih bersiaga untuk memastikan kebersihan wilayah tetap terjaga,” kata dia.
Biasanya, tambah dia, setelah mencapai volume tertentu, sampah dari TPS itu dikirim ke daratan di Jakarta, untuk diteruskan ke TPST Bantar Gebang.
Baca juga: Menpar imbau warga tak buang sampah di destinasi wisata
Baca juga: Pemprov DKI siapkan aturan wajib pilah sampah dari rumah
Baca juga: 100 truk dikerahkan atasi tumpukan sampah di Tubagus Angke Jakbar
“Volume sampah ini merupakan akumulasi sejak hari pertama Lebaran hingga H+3,” kata Lurah Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Muslim, di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan peningkatan volume sampah tidak terlepas dari tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Untung Jawa.
Menurut dia, saat libur Lebaran, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Untung Jawa mencapai 3.000 hingga 4.000 orang per hari.
Oleh karena itu, lanjut dia, petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kabupaten Kepulauan Seribu bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) telah mengangkut sampah itu ke tempat pembuangan sementara (TPS).
Ia mengatakan kegiatan ini melibatkan 40 personel PPSU yang dibantu 24 petugas dari Suku Dinas LH.
Selain itu, dua unit gerobak motor juga dioperasikan, guna mempercepat proses pengangkutan sampah.
“Kami terus siaga menjaga kebersihan lingkungan, baik di kawasan pesisir maupun permukiman warga,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat dan wisatawan agar turut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Sementara itu, Koordinator Suku Dinas LH Pulau Untung Jawa Reza menjelaskan sampah yang telah diangkut dikumpulkan di TPS itu untuk dipilah menjadi organik dan nonorganik.
Selanjutnya, sampah tersebut diangkut menggunakan kapal KM Laut Bersih.
“Hingga kini petugas masih bersiaga untuk memastikan kebersihan wilayah tetap terjaga,” kata dia.
Biasanya, tambah dia, setelah mencapai volume tertentu, sampah dari TPS itu dikirim ke daratan di Jakarta, untuk diteruskan ke TPST Bantar Gebang.
Baca juga: Menpar imbau warga tak buang sampah di destinasi wisata
Baca juga: Pemprov DKI siapkan aturan wajib pilah sampah dari rumah
Baca juga: 100 truk dikerahkan atasi tumpukan sampah di Tubagus Angke Jakbar





