H+3 Lebaran, 45 Ribu Orang Menyeberang dari Jawa ke Bali

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Arus balik mudik mulai meningkat di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur dan Pelabuhan Gilimanuk, Bali sejak H+3 Lebaran atau pada Selasa (24/3). PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat ada 45.615 ribu penumpang menyeberang dari Jawa ke Bali pada Selasa (24/3).

"Realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+2 mencapai 45.615 orang atau naik 10,7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 41.189 orang," kata Manager Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Felfian, Rabu (25/3).

Para penumpang ini diangkut oleh sejumlah kapal yang melakukan penyebrangan sebanyak 192 trip perjalanan.

Sementara itu, jumlah kendaraan roda dua yang telah menyeberang mencapai 8.417 unit atau naik 31,6 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 6.394 unit. Kendaraan roda empat mencapai 4.876 unit atau turun 2,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.744 unit.

Total truk yang menyeberang mencapai 675 unit atau naik 24,1 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 544 unit. Terakhir, total bus yang menyeberang mencapai 308 unit atau turun 6,7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 330 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 14.276 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+2 atau naik 18,8% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 12.012 unit.

"Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk mulai dari H-10 sampai kemarin tercatat 595.918 orang," katanya.

Antisipasi Kepadatan Penyebrangan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, memprediksi puncak arus balik Lebaran pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Sejumlah strategi telah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan penumpang.

Yaitu, menyiapkan area buffer zone di Pelabuhan Ketapang, menerapkan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) dan mengerahkan KMP Portlink VII milik ASDP dan KMP Liputan XII milik PT Segara Luas Samudra Abadi (SLSA) mempercepat proses bongkar muat.

ASDP menyediakan kapal siap operasi di lintasan Ketapang-Gilimanuk sebanyak 55 kapal dengan produksi kapal harian sekitar 28-32 kapal. Pengoperasian jumlah kapal harian ditentukan dari pola operasi Normal, Padat, dan Sangat Padat.

“Kami memastikan bahwa seluruh langkah operasional dilakukan secara terukur, adaptif, dan mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama," kata Yossi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Balik 2026: Strategi Dua Gelombang Pemerintah
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Tak Peduli Baru Datang, Pemain Timnas Indonesia Langsung Disiksa John Herdman
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Ini yang Dilakukan KPK Setelah Yaqut Cholil Qoumas Kembali Mendekam di Bui
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Menimbang WFH Sebagai Solusi Tekan Konsumsi BBM Akibat Tekanan Geopolitik
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Dosen HI Binus Bicara soal Trump Tunda Serangan dan Klaim Sudah Dialog Dengan Iran, Apa Strategi AS?
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.