Jakarta Tak Gelar Operasi Yustisi, tapi Pendatang Harus Siap Kerja Keras

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemprov tidak akan menggelar operasi yustisi untuk membatasi pendatang baru usai Lebaran.

Namun, ia mengingatkan setiap warga yang datang ke Jakarta harus siap bekerja keras dan memiliki kemampuan.

“Nggak bisa orang kemudian datang tanpa mempunyai kemampuan apa pun dan menjadi beban. Tetapi sekali lagi, Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisi,” kata Pramono usai halal bihalal di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (25/3).

Pramono menekankan, Jakarta tetap terbuka bagi siapa pun warga negara Indonesia yang ingin mengadu nasib, selama memiliki kapasitas dan kesiapan bekerja.

“Jadi bagi siapa pun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka. Tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, apa yang menjadi kebutuhan,” ungkap Pramono.

“Dan Jakarta sekarang ini dalam hal seperti itu pasti akan kami berikan ruang untuk ditertibkan,” tambahnya.

Meski demikian, Pramono kembali menegaskan pendekatan yang diambil bukan melalui operasi yustisi, melainkan dengan mendorong produktivitas para pendatang.

“Jadi Jakarta terbuka bagi siapa saja, tetapi kami meminta bagi siapa pun yang datang ke Jakarta mari membuka ruang untuk bekerja keras di Jakarta. Kami akan dengan senang hati,” kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polemik Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut, Pukat UGM: Transparansi KPK Tidak Ada
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Pengumuman Trump Kerap Muncul di Momen Krusial Pasar, Analis Khawatir Manipulasi
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prabowo Bakal Kunker ke Jepang 29-31 Maret, Bertemu Kaisar hingga PM
• 26 menit laludetik.com
thumb
Arus Balik Kelabu, Enam Pemudik Tewas dalam Kecelakaan di Majalengka
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Arus Balik Lebaran, KAI Daop 9 Jember Tembus 13.150 Penumpang
• 36 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.