Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) memperkuat komitmen untuk memperluas internasionalisasi pendidikan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Hong Kong Metropolitan University (HKMU).
UI menjadi universitas pertama Indonesia yang menjalin kerja sama resmi dengan HKMU. Penandatanganan nota kesepahaman ini dipimpin Rektor UI Heri Hermansyah bersama President HKMU Paul Lam.
“Kami melihat kolaborasi dengan HKMU sebagai peluang untuk menciptakan ekosistem akademik yang saling memperkuat dan relevan dengan tantangan global,” ujar Rektor Heri Hermansyah dalam keterangan di Depok, Jawa Barat, Rabu.
Kegiatan ini berlangsung pada Senin (23/3) di MU Tower, Jockey Club Institute of Healthcare, serta Main Campus HKMU.
Dia menjelaskan kerja sama ini bagian dari upaya strategis UI memperluas jejaring global sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset yang berdampak.
Baca juga: Kemdiktisaintek buka peluang penyederhanaan visa bagi mahasiswa asing
Kerja sama UI-HKMU akan mencakup pengembangan bidang pendidikan dan penelitian. Pada 2026, dua profesor dari HKMU dijadwalkan memberikan kuliah tamu (guest lecture) di UI.
Sebanyak 20 mahasiswa HKMU akan mengikuti program short course di UI pada periode Juni
hingga Juli 2026.
Ke depan, kedua institusi juga sepakat untuk mengembangkan program student exchange serta
program double degree pada jenjang magister, khususnya bidang Ilmu Administrasi. Kolaborasi
penelitian akan difokuskan melalui Fakultas Ilmu Administrasi UI.
Paul Lam menyambut baik Universitas Indonesia sebagai mitra kampus pertama di Indonesia.
"Kami percaya kolaborasi ini akan membuka peluang besar bagi pertukaran pengetahuan, mobilitas akademik, serta pengembangan program bersama yang inovatif," katanya.
Melalui kolaborasi ini, UI menegaskan komitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperluas jejaring global, serta mendorong inovasi dan kontribusi nyata dalampengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional.
Baca juga: USU perkuat upaya internasionalisasi pendidikan tinggi
Baca juga: UPNVJ gandeng University of Nebraska untuk perkuat internasionalisasi
UI menjadi universitas pertama Indonesia yang menjalin kerja sama resmi dengan HKMU. Penandatanganan nota kesepahaman ini dipimpin Rektor UI Heri Hermansyah bersama President HKMU Paul Lam.
“Kami melihat kolaborasi dengan HKMU sebagai peluang untuk menciptakan ekosistem akademik yang saling memperkuat dan relevan dengan tantangan global,” ujar Rektor Heri Hermansyah dalam keterangan di Depok, Jawa Barat, Rabu.
Kegiatan ini berlangsung pada Senin (23/3) di MU Tower, Jockey Club Institute of Healthcare, serta Main Campus HKMU.
Dia menjelaskan kerja sama ini bagian dari upaya strategis UI memperluas jejaring global sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset yang berdampak.
Baca juga: Kemdiktisaintek buka peluang penyederhanaan visa bagi mahasiswa asing
Kerja sama UI-HKMU akan mencakup pengembangan bidang pendidikan dan penelitian. Pada 2026, dua profesor dari HKMU dijadwalkan memberikan kuliah tamu (guest lecture) di UI.
Sebanyak 20 mahasiswa HKMU akan mengikuti program short course di UI pada periode Juni
hingga Juli 2026.
Ke depan, kedua institusi juga sepakat untuk mengembangkan program student exchange serta
program double degree pada jenjang magister, khususnya bidang Ilmu Administrasi. Kolaborasi
penelitian akan difokuskan melalui Fakultas Ilmu Administrasi UI.
Paul Lam menyambut baik Universitas Indonesia sebagai mitra kampus pertama di Indonesia.
"Kami percaya kolaborasi ini akan membuka peluang besar bagi pertukaran pengetahuan, mobilitas akademik, serta pengembangan program bersama yang inovatif," katanya.
Melalui kolaborasi ini, UI menegaskan komitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperluas jejaring global, serta mendorong inovasi dan kontribusi nyata dalampengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional.
Baca juga: USU perkuat upaya internasionalisasi pendidikan tinggi
Baca juga: UPNVJ gandeng University of Nebraska untuk perkuat internasionalisasi





