Pantau - Inggris mengusulkan penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi (KTT) internasional untuk membahas keamanan pelayaran di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Teluk.
Usulan KTT dan Pembentukan KoalisiLondon berencana memfasilitasi pembentukan koalisi internasional guna menjamin keamanan jalur pelayaran bagi kapal dagang.
Menurut laporan, KTT tersebut akan membahas upaya "membuka jalur pelayaran yang aman di Selat Hormuz dan memberikan jaminan tersebut kepada kapal dagang".
Sejauh ini, lebih dari 30 negara termasuk Inggris, Prancis, dan Jerman telah menandatangani pernyataan bersama untuk berkontribusi menjaga keamanan pelayaran di kawasan tersebut.
KTT direncanakan dapat digelar di London atau Portsmouth.
Dampak Konflik terhadap Jalur Energi GlobalKetegangan meningkat setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 yang memicu serangan balasan dari Iran.
Akibat konflik tersebut, lalu lintas kapal di Selat Hormuz yang merupakan jalur vital distribusi minyak dan LPG dunia terhenti.
Dampaknya, sejumlah negara mengalami kenaikan harga bahan bakar akibat terganggunya pasokan energi global.
Langkah Inggris ini dinilai sebagai upaya meredam krisis sekaligus memastikan stabilitas distribusi energi internasional tetap terjaga.




