Pantau - Sejumlah pemudik memilih pulang kampung setelah Lebaran 2026 dengan berbagai alasan, mulai dari menghindari kemacetan hingga memanfaatkan waktu libur tambahan.
Hindari Macet dan Atur Waktu PerjalananFenomena ini terjadi di tengah padatnya arus balik, dengan data menunjukkan puncak kedatangan penumpang di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 53.288 orang.
Salah satu pemudik, Zulaikha, mengaku memilih berangkat setelah Lebaran untuk menghindari kepadatan perjalanan.
“Menghindari macet, tahun kemarin sudah pernah naik travel macet malam lebaran baru sampai, jadi sekarang naik kereta,” ungkapnya.
Ia menyebut pembelian tiket tetap sulit dan harus dilakukan jauh hari dengan harga yang relatif lebih mahal.
Pemudik lain, Munjip, mengatakan memilih waktu tersebut karena suasana perjalanan lebih lengang dan masih memiliki jatah libur.
“Untuk nyari tanggalnya sih nggak susah, cuma untuk jamnya sih yang lebih susah,” ujarnya.
Faktor Keluarga dan Harga Tiket Jadi PertimbanganSelain itu, faktor acara keluarga juga menjadi alasan sebagian masyarakat tetap melakukan perjalanan setelah Lebaran.
Nia, pemudik tujuan Solo, menyebut tidak ada alasan khusus selain menghadiri agenda keluarga.
“Biasa sih, kalau lebaran pulang kampung harganya termasuk standar,” katanya.
Data KAI Daop 1 Jakarta mencatat total pemesanan tiket selama periode Lebaran mencapai 839.656 tiket sejak 11 Maret hingga 1 April 2026.
Mayoritas penumpang berasal dari dan menuju kota-kota di Jawa seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Jember.




