Bisnis.com, JAKARTA — Strategi berburu dividen dinilai kembali relevan di tengah kondisi pasar saham yang masih diliputi volatilitas. Investor dinilai mulai melirik emiten dengan fundamental kuat dan rekam jejak pembagian dividen stabil sebagai alternatif sumber imbal hasil.
Equity Research Analyst OCBC Sekuritas Gani mengatakan bahwa dividen dapat menjadi opsi menarik bagi investor saat pergerakan harga saham cenderung tidak menentu.
“Di tengah pasar yang volatil, dividen bisa menjadi alternatif return yang cukup menarik bagi investor,”ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, secara umum realisasi pembagian dividen emiten pada tahun ini masih berada dalam kisaran ekspektasi pasar. Hal ini mencerminkan kinerja perusahaan yang relatif solid meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan global.
Sejumlah sektor pun dinilai masih menjadi andalan dalam strategi dividend play. Saham-saham perbankan BUMN disebut tetap menarik berkat kinerja yang stabil dan rasio pembagian dividen yang kompetitif.
Selain itu, emiten telekomunikasi seperti saham PT Telkom Indonesia (persero) Tbk. (TLKM) juga masuk dalam radar investor, seiring dengan arus kas yang kuat dan konsistensi dalam membagikan dividen.
Tak hanya itu, saham konglomerasi seperti PT Astra International Tbk. (ASII) turut dilirik karena diversifikasi bisnisnya yang mampu menjaga stabilitas kinerja.
Di sisi lain, emiten batu bara juga menjadi perhatian, terutama karena masih didukung oleh harga komoditas yang relatif tinggi dalam beberapa waktu terakhir, sehingga memberikan ruang bagi pembagian dividen yang atraktif.
Adapun dalam kondisi pasar seperti saat ini, investor cenderung lebih selektif dan defensif, dengan fokus pada saham yang tidak hanya memiliki potensi capital gain, tetapi juga mampu memberikan imbal hasil rutin melalui dividen.
“Rekomendasi saham bank BUMN, TLKM, ASII, coal miner,” jelasnya.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.




